Blog

Weda Diskominfosandi. Gabungan Paud Se Kecamatan Weda menggelar Gerakan edukasi makan ikan cegah shunting, Kegiatan yang bertempat di Pandopo Falcino Weda ini merupakan suatu moment mengerak anak-anak untuk gemar makan ikan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk dari pencegahan Shunting ( Bayi Kerdil ) di Indonesia.( 21/11/2019)

Sebelum acara mulai sekitar 200 anak-anak dari paud yang ada di kota weda melakukan permainan tradisional yang dinamakan “ Jilo-jilo” dan Senam bersama Aku cinta Indonesia, acara berjalan lancar dan disambut gembira oleh orang tua murid.

 

Hamida Hamid. S.pd ( Kabid Paud dan Dikmas ) Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Halmahera Tengah dalam sambutannya Mengatakan budaya makan ikan harus ditingkatkan agar masyarakat terutama anak-anak gemar makan ikan, sehingga sebagai asupan nutrisi dengan kandungan protein tinggi, dan juga mencegah stunting (permasalahan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang waktu yang cukup lama, sehingga menyebabkan kerdil. Umumnya hal itu disebabkan asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi pada anak-anak).

 

Selesai sambutan anak-anak di atur pada posisi per Sekolah untuk memulainya acara makan ikan bersama dengan berbagai ragam masakan ikan dari orang tua murid, suasana keakraban dan kebersamaan tampak terlihat dari sekolah paud saling tukar menukarkan makanan ikan satu dengan yang lain. ( tutup )

November 21, 2019

Weda,Diskominfosandi. Bupati Halmahera Tengah Drs. Edi Langkara, MH menerima Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta buku daftar Alokasi Transfer Kedaerah dan Dana Desa (TKDD).


Penyerahan DIPA dan TKDD tahun 2020 ini diserahkan langsung oleh Gubernur Maluku Utara K.H. Abd. Gani Kasuba, Lc di Hotel Grand Dafam. Ternate, yang dihadiri oleh seluruh Bupati/Walikota Se Propinsi Maluku Utara. Kamis (21/11/19).

DIPA dan TKDD merupakan dokumen APBN yang menjadi acuan seluruh Kementrian / Lembaga dan para kepala daerah dalam melaksanakan program pembangunan pemerintah dalam rangka melaksanakan visi misi presiden yaitu “Indonesia Maju”



Selain Bupati dan Walikota, Gubernur juga menyerahkan dokumen DIPA dan TKDD kepada satuan kerja pengguna Kuasa anggaran dari seluruh Kab/kota se Maluku Utara.

Pada saat yang sama Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah juga menerima penghargaan terbaik III Kinerja Penyaluran DAK Fisik dan terbaik III dalam Penyaluran Dana Desa

November 21, 2019

Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd. Rahim Odeyani menghadiri peringatan Maulid Nabi besar Muhammad SAW dan pelantikan Pengurus wanita islam Al-Khairat Kabupaten Halmahera Tengah. Jumat malam (15/11/18).


Peringatan yang berlangsung di taman kota desa Fidi Jaya Kecamaran weda dihadiri oleh staf ahli, asisten, pimpinan OPD, ibu-ibu majelis ta'lim se kota Weda serta masayarakat sekitarnya.
Wakil Bupati dalam sambutannya menyatakan bahwa peringatan Maulid kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena pada pada tahun ini semua majelis ta'lim dalam kota Weda bergabung dalam satu kekompakan dan pemikiran yang sama untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.
"Berkat Nabi Muhammad dan atas izin Allah, kita semua terselamatkan dari kekafiran, kezaliman, kewenang-wenangan dan perilaku jahiliyah lainnya pada masa lalu. Melalui beliau, Allah menunjukkan jalan bagi manusia untuk menuju alam yang penuh dengan cahaya keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Allah SWT" lanjut Abd. Rahim Odeyani


Wakil Bupati juga mengajak kepada kaum muslimin dan muslimat untuk senantiasa memperteguh keyakinan dan semangat kita untuk melanjutkan pembangunan daerah, karena selama hampir dua tahun kepemimpinan Elang-Rahim "pemerintahan kami tidak sesempurna Nabi dalam memimpin umatnya, tidak seberat perjuangan Nabi dalam mensyiarkan Islam ke seluruh penjuru. Namun kami terus berupaya untuk membangun negeri ini untuk mensejahterahkan masyarakat sampai pelosok" ungkap Wakil Bupati.(HumasPro)

November 16, 2019

Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd. Rahim Odeyani bersama Dandim 1505 Letkol Inf. Yayat Priatna Prihatina, Kapolres Halteng AKBP Andry Haryanto, serta Kajari Arif Budiman menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Se-Indonesia.



Kegiatan yang berlangsung di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Rabu (13/11/2019) dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Jokowidodo.

Dalam Rakornas Bupati Edi Langkara menyampaikan persoalan daerah Halmahera Tengah di hadapan para menteri kabinet Indonesia maju. "Salah satu persoalannya dari Halmahera Tengah  adalah investasi industri yg begitu besar tetapi belum menunjukkan komitmen terhadap persoalan tenaga kerja lokal, kemudian soal infrastruktur jalan dan  jembatan yg menghubungkan Weda - Patani, selanjutnya soal sarana telekomunikasi & bandara weda" Ungkap Edi Langkara

Rakornas yang berlangsung sehari penuh ini dihadiri seluruh Jajaran kepala Daerah dan unsur FKPD baik pusat maupun daerah.

Presiden Jokowidodo saat membuka Rakor menyatakan bahwa Komunikasi Gubernur dengan Kapolda, Pangdam, Kajati, Kepala Pengadilan Tinggi penting sekali untuk dibangun, ada masalah dibicarakan, hubungan harmonis seperti itu akan mempengaruhi tensi di daerah, kalau ada masalah dan ada yang tidak rukun, satu saja akan menjadi masalah besar dalam menangani problem di daerah. Bupati/Walikota juga harus menjalin hubungan yang baik dengan Forkopimda. (HumasPro)

November 13, 2019

Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil  (CPNS) 2019, Pada 11 November 2019 atau pada hari ini.

Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Daerah Nomor:750 Tahun 2019, tentang Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah kabupaten Halmahera Tengah Tahun Anggaran 2019, maka Pemerintah kabupaten Halmahrea Tengah membuka 186 ( Seratus Delapan Puluh Enam ) Formasi Calon pegawai Negeri Sipil yang terdiri dari Tenaga Pendidik, 81 Orang, Tenaga Kesehatan 67 Orang dan Tenaga Tekhnis 38 Orang.

Pendaftaran CPNS dilakukan secara online melalui laman https://sscasn.bkn.go.id pada tanggal 11 November Tahun 2019. Dokumen yang perlu disiapkan pelamar untuk diunggah ke dalam portal SSCASN diantaranya scan KTP asli, foto, swafoto, ijazah dan transkrip nilai asli, serta beberapa dokumen pendukung lainnya.

Perlu diketahui bahwa pelaksanaan seleksi CPNS yang akan dilaksanakan Tidak Dipungut Biaya, agar para calon pelamar berhati-hati terhadap penipuan yang berkaitan dengan proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil. ( BKPSDM halteng )

Download Formasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

November 12, 2019

Lelilef, Kecamatan Weda Tengah

PT. Tekindo Energi dan PT.TMR melalui program CSR/PPM menyerahkan satu unit Bus Sekolah yg kedua dan Satu Unit Ambulance pada Tujuh Desa Lingkar Tambang pada Senin, 11 November 2019, Bus dan Ambulance tersebut diserahkan kepada masyarakat lingkar tambang melalui pemerintah daerah yang diterima oleh Bupati Halmahera Tengah Bapak Edi Langkara, MH

Mengawali sambutan Bupati menyampaikan bahwa, Pemerintah daerah mengucapkan terimakasih atas perhatian PT. Tekindo Energi dan PT.TMR terhadap masyarakat lingkar tambang.

Penyediaan sarana angkutan sekolah dan Ambulance sebagai salah satu penunjang kegiatan belajar mengajar dan peningkatan Pelayanan Kesehatan di ketujuh desa Lingkar Tambang. Sektor transportasi dan Sektor Kesehatan merupakan salah satu sektor yang sangat penting dan strategis dalam konteks pembangunan daerah.

Dalam rangkaian acara terakhir Penyerahan kunci Mobil Bus dan Ambulance dilakukan secara simbolis oleh Presiden Direktur PT.Tekindo Energi dan PT.TMR Bapak Yohanes J. Tendean kepada Bupati Halmahera Tengah Bapak Edi Langkara ,MH dan selanjutnya melakukan Cek fisik Bus dan Ambulance.

Selain itu juga sebelum menuju Tempat Kegiatan, Bupati menyempatkan diri untuk memeriksa kondisi Jembatan Pelabuhan Spit Desa Lelilef Woebulen.

Turut Hadir Forkopimda Halteng, Asisten Bidang Ekonomi dan Kesra, ,Para Pimpinan SKPD, Camat Weda Tengah,Para Tokoh Agama, Toko Masyarakat, Para ASN dilingkup Kecamatam Weda Tengah, Karyawan karyawati PT.Tekindo dan Masyarakat di lingkar Tambang. (HumasPro)

#ERAFagogoruForHalmaheraTengah

November 12, 2019

Weda. Diskominfosandi. Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melaksanakan upacara bendera peringatan Hari Pahlawan ke-74 dan Hari Kesehatan Nasional ke-55 yang dipusatkan di Halaman kantor Bupati Halmahera Tengah. Bukit Loteglas. Weda. Senin ( 11/11/2019)

Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara bertindak selaku Pembina Upacara dalam sambutanya menyampaikan bahwa peringatan hari Pahlawan ini merupakan momentum untuk kita lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan. Sebagimana Kata Bung Karno " Hanya bangsa yg menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yg besar".

Pada saat yg sama Bupati juga menyampaikan pada momentum peringatan hari kesehatan Nasional ini Pemerintah Daerah terus berkomitmen untuk memberikan Jaminan Kesehatan masyarakat melalui program JKN Integrasi yakni dari 2500 jiwa pada tahun 2016 menjadi 18.700 Jiwa pada tahun 2018 dan masi akan terus di tingkatkan menjadi 20.000 jiwa pada tahun 2020. Pemda Halteng juga mengangkat 288 tenaga kesehatan (PTT) Daerah bagi perawat, Bidan, dan tenaga kesehatan lainya termasuk Dokter Umum dan Dokter Gigi sebanyak 15 orang. Serta peningkatan sarana dan prasarana kesehatan.

seusai upacara Bupati Halteng Edi Langkara menyerahkan sertifikat ODF ( Open Defication Free) kepada enam kepala Desa yakni; Desa Nusliko, Goeng, Wedana dari Kecamatan Weda, Desa Wailegi Kecamatan Patani, Desa Banemo Kecamatan Patani Barat dan Desa Maliforo Kecamatan Patani Utara, serta Pemberian santunan kepada para Warakawuri atau veteran. selesai Upacara di tutup dengan Aktrasi Baris Berbaris Polisi Cilik Binaan Polres Halteng.

Upacara berjalan lancar dan penuh khidmat dengan diikuti anggota TNI, Polri, Satpol PP, Siswa Siswi SMA, Pramuka dan ASN lingkup Pemda Halteng, serta dihadiri oleh Pimpinan dan anggota DPRD Halteng, FKPD, Para staf Ahli, Asisten, dan Pimpinan OPD lingkup Pemda Halmahera Tengah.

 

Bertindak selaku pembaca pembukaan UUD 1945 Talha Alting pegawai dari Dinas Kesehatan, Pembaca pesan pesan pahlawan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, pembaca Doa Tamsil Kaya Bagian Kesra Setda Halteng, selaku komandan upacara anggota Polres Halmahera Tengah.

November 11, 2019

Coka iba adalah adat budaya gam range yang selalu diadakan pada setiap memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW yang kita kenal dengan Maulud Nabi, dimana dulu kala kononnya 3 orang bersaudara yaitu Kapita Mobon, Sangaji Patani dan Kapita Lau Weda, ketiga penguasa ini adalah satu garis keturunan yang berasal dari Pulau Halmahera, yang hidupnya mengembara dan mendiami pesisir pantai Halmahera untuk menyebarkan agama Islam dipenjuru pulau Halmahera. Pada suatu hari ketiga penguasa ini menggelar rapat untuk membagi zona dalam rangka penyebaran agama islam yang bertepatan dengan Hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yaitu pada tanggal 12 Rabiul Awal.

Singkat cerita kakak tertua/sulung yaitu Kapita Mobon/Maba Halmahera Timur menegaskan kepada kedua adiknya yaitu Sangaji Patani dan Kapten Laut Weda untuk tugas penyebaran agama islam maka pada tanggal 12 Rabiul Awal itu juga perpisahan itupun terjadi antara ketiga orang bersaudara itu yang walaupun merasa sedih dan pilu serta tak kuasa menerima ini namun demi siarnya Dinul Islam dipersada Halmahera. Sebelum berpisah masing-masing menyampaikan bobeto-bobeto, dola bololo dan moro-moro, Sangaji Patani sebagai Putera Kedua tertua berkata dalam bahasa daerah Patani Myalame Myalam Botone Myalam, Olote Mitebe Yamfu Botone Myalam yang artinya bagaimana saya melihat tanjung ngolopopo yang jauh diseberang lautan, siapa yang akan mengantarkan saya kesana, tak ketinggalan Kapita lau Weda sebagi putera bungsu pun berkata dalam bahasa Tidore, karena dibawah pemerintahan Sultan Tidore sebagai berikut, Manuru doe patani, pura Sali jiko weda,sio biji kasiruta,yo ruru talaga weda, artinya harum semerbak bunga melati sumbernya ada diweda, benih-benih yang ada digebe dan patani sudah disemaikan dan tumbuh ditalaga weda.

Mendengar moro-moro tersebut, kakak sulung alias Kapita Mobon pun berkata dalam bahasa dan dialek mobon/maba, Kabe Aice Mo Were Te Npoloniga Fdel Mo Were Telama yang artinya kalau demikian kalian ikut arus dari weda menuju tempat tujuan, mendengar demikian sangaji patani dan kapten laut weda terkesima dan termenung sambil menjawab, jou lawang pane…posnie mauludga kpolengame inssa Allah bulan Maulid yang akan datang kami akan kembali, lantas sangaji patani berkata jou suba kabefsilinga fponmew lama…….bot pei Maulud na poton(gamsungi), demi Allah jika kalian ingat pada saya, kembali pada kalian di patani untuk sama-sama kita merayakan bulan Maulud akhirnya ketiga penguasa ini bertahan untuk masing-masing menyambut dan merayakan maulud di masing-masing zona yaitu kapita mobon tetap dimobon, sangaji patani tetap di patani gamsungi dan kapten laut weda tetap diweda.

Ketiga bersaudara ini menyadari akan hakikat dari kelahiran Nabi Muhammmad SAW sebagai Rahmatanllil`alamin atau rahmat bagi sekalian alam, sehingga jangankan batu-batuan, hewan, tumbuhan dan manusia, iblis pun merasa gembira maka atas kesepakatan mereka muncul lah cogo ipa menurut kapten laut weda, tai ipa menurut sangaji Patani dan Ipa ice menurut kapita maba, lalu sultan Tidore menyatukan dengan menggunakan istilah Coka Iba yang artinya dengan falsafah riwayat amal yang dikemas dalam konteks fagogoru,diawali dengan pembacaan sarafal`anam pada tanggal 10 rabiul awal dan diakhiri dengan pembacaan riwayat nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 rabiul awal, dengan latar belakang coka iba sebagai bala tentara atau pasukan bertopeng.

Adat coka iba ini secara turun temurun sampai saat ini masi tetap digelorakan di seluruh wilayah tiga negeri atau gam range pada setiap peringatan Maulud nabi besar Muhammad SAW yang sedianya jumlah coka iba itu 99 orang yang melambangkan Asmaulhusna dan alat pukul yang digunakan adalah 3 batang sapu lidi yang diikat menjadi satu melambangkan tiga negeri bersaudara, maba sebagai putera sulung, patani sebagai putera ke dua dan weda sebagai putera bungsu, sedangkan jenisnya coka iba itu ada tiga yakni coka iba kayu-kayu milik kapita mobon coka iba gome milik sangaji patani dan coka iba loyeng milik kapten laut weda.pada hari ketiga pelaksanaan coka atau hari terakhir yang jatuh pada tanggal 12 rabiul awwal disajikan hidangan makanan dan minuman yang beraneka warna dan ditata dengan indah dimeja makan lalu para coka iba itu saling berebut makanan yang dihidangkan tersebut.

November 07, 2019

Weda. Diskominfosandi.Tradisi Tarian Coka Iba  merupakan tradisi kuno masyarakat halmahera tengah yang dilakukan setiap 12 rabiul awal tepatnya saat umat islam merayakan kelahiran nabi muhammad SAW, tradisi tersebut dilakukan oleh masyarakat halmahera tengah sebagai bentuk kegembiraan yang  menjaga warisan leluhurnya. 6/11/19

 

sebelum proses ritual coka iba para imam ( boobato akhirat ) melalukan puji-pujian setelah selesai sholat magrib dan isya. tampak  pemuda-pemuda menyiapkan kostum dari topen hingga rotang untuk mengikuti ritual cokaiba, Kegiatan dilakukan selama 3 ( tiga ) hari ini dengan rute  mengililingi Kota weda, acara ritual membaca Doa ini yang dilakukan setiap tahun dengan anggaran swadaya dari  masyarakat.

 

Dalam Pelaksanaannya, warga yang menggunakan topeng setan ini pun mencari yang masih berkeliaran dijalanan, jika ada warga yang di jumpai maka cokaiba akan mengejar orang tersebut dan memukul, atau mencubit. ritual cokaiba ini merupakan suatu momen melestarikan budaya religius dan satu tradisi yang merupakan suatu icon di negeri Fagogoru yang kita cintai ini.

 

Turut hadir dalam acara Memperingati maulid Nabi, Wakil Bupati Halmahera tengah, Abd. Rahim Odeyani, SH.MH, para Staf Ahli dan Assisten, Pimpinan OPD Lingkup Pemda Halteng,ASN, Tokoh agama/adat , dan Masyarakat

 

November 07, 2019

Weda. diskominfosandi. Lancar dan meriah Hari Jadi Kabupaten Halmahera tengah yang ke 29 bertempat di lokasi pandopo falcino Weda. 31/10/19

 

Kora Kora ( melbuet ) sebuah perahu yang membawa Bupati,Wakil Bupati dan Ketua DPRD yang di kawal  oleh pasukan Coka iba  disambut gembira suka ria oleh masyarakat saat tiba di lokasi upacara, selanjutnya tampak Regu Pembawa Lambang Daerah masuk ke area gelaran upacara menuju Pembina Upacara ( iyabe nidelute ) untuk menyerahkan lambang Daerah  kepada Bupati Edi Langkara.

 

Terlihat Antusias masyarakat Memadati lapangan Pandopo Falcino weda untuk mengikuti ritual  kegiatan upacara memperingati hari jadi Kabupaten Halmahera tengah ke 29,beragam Adat, suku dan agama kumpul menjadi satu dalam bingkai fagogoru semuanya berpartisipasi menyuseskan pagelaran HUT  Kabupaten.

 

Marching Band Fagogoru menambah keseruan acara HUT kabupaten, dan tampak semakin meriah setelah 150 pelajar dengan kompak Menampilkan tarian Daerah lalayon, dan diikuti dengan membuat aktrasi membentuk huruf HUT 29 Halteng. Selesai Upacara HUT kabupaten, Melalui Pemerintah Daerah Bersama masyarakat melakukan makan Bersama di sepanjang jalan Desa Were. Kec. Weda  Kabupaten Halmahera Tengah

November 04, 2019
Halaman 1 dari 6