Bupati dan Wabup hadiri PHI ke 91

Desember 19, 2019

Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani menghadiri peringatan Hari Ibu Kabupaten Halmahera Tengah yang ke 91 di aula kantor Bupati. Kamis (19/12/19).

Diakhir acara Bupati Halmahera Tengah memberikan ucapan selamat kepada kaum ibu khususnya di Halmahera Tengah dan sebagai bentuk penghargaan dan tanda syukur, Bupati dan Wakil Bupati memberikan potongan tumpeng kepada Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Kab. Halmahera Tengah.

Dalam upacara PHI ke 91 bertindak selaku Inspektur Upacara Ketua TP PKK Kab. Halmahera Tengah Amriah Edi Langkara sekaligus membacakan sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, pembaca teks Pancasila perwakilan dari Persit Kartika Chandra Kirana dan pembaca pembukaan UUd 1945 perwakilan dari Bhayangkari

Dalam sambutan tertulis Menteri PP dan PA menyatakan bahwa Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang harus sadar bahwa mereka mempunyai akses dan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk memperoleh sumber daya, seperti akses terhadap ekonomi, politik, sosial, dan sebagainya. Begitu juga pengasuhan dalam keluarga, peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam
pengasuhan anak, tidak hanya orang tua namun perlu didukung oleh semua pihak.

"PHI diharapkan sebagai momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan guna memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. Dan pada akhirnya memberikan keyakinan yang besar bahwa
perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai motor penggerak dan sekaligus agen perubahan (agent of change)" kata Amriah Edi Langkara

Sementara pembaca sejarah Hari Ibu Mardia Abd.Rahim Odeyani selaku kepala Bidang kualitas hidup perempuan dan keluarga dinas PP, KB dan P3A dan juga Wakil Ketua TP PKK menyatakan bahwa Sudah 91 tahun sejak Kongres Perempuan Indonesia pertama pada tanggal 22 - 25 Desember 1928 di Yogyakarta.
"Salah satu keputusan Kongres Perempuan Indonesia tersebut adalah membentuk organisasi PPPI yang kepanjangannya adalah Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia. Hari Ibu ditetapkan pertama kali oleh Presiden Sukarno pada tanggal 16 Desember 1959 di Jakarta dengan Kepres Nomor 316 tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang bukan hari libur" jelas Mardia Abd.Rahim

PHI ke 91 dengan tema Perempuan Berdaya Indonesia Maju dihadiri oleh Forkopimda, anggota DPRD, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, pimpinan OPD, TP PKK, DWP, Persit Kartika chanda Kirana, bhayangkari, organisasi wanita lainnay serta ASN lingkup Pemda Halmahera Tengah.

setelah upacara dilakukan penyerahan bantuan berupa Bantuan UP2K kepada 10 TP PKK Kecamatan, bantuan tunai kepada 10 KK yg tidak mampu, bantuan Wanita rawan sosial ekonomi dan juga peluncuran perdana bantuan pangan lokal non tunai.( HumasPro )


Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.