Bupati dan Wakil Bupati Menghadiri Pencanangan Benih Padi Varietas M400 di Weda Selatan

September 17, 2020

Bupati Halmahera Tengah Edi langkara menghadiri acara pencanangan Benih Padi Varietas M400 yang dilaksanakn di Desa Wairoro Weda selatan. 16/9/2020.

 

Turut hadir dalam kegiatan pencanangan  Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani, Kapolres Halteng, Pimpinan dan Anggota DPRD Halteng, Perwakilan dari Kejaksaan, ASN dan Masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati Halmahera tengah menyampaikan mewabahnya virus corana ini memberikan dampak negatif dari berbagai sektor, tidak terkecuali bidang pertanian yang merupakan salah satu sektor Penunjang perekonomian nasional.
 
Kabupaten halmahera tengah khususnya kecamatan weda selatan sebagai salah satu daerah sentral produksi tidak luput dari dampak pengaruh penyebaran covid l9. Daya beli masyarakat menjadi menurun bahkan produksi usaha tani pun menurun.
 

Lanjut Bupati, Olehnya itu pada kondisi-kondisi seperti inilah pemerintah daerah mempunyai kewajiban untuk hadir dalam mencari solusi secara perlahan-lahan bersama masyarakat untuk mengatasi Hal tersebut.  

 

Melalui Dinas pertanian anggaran Penanganan pandemi covid-19 telah menyalurkan Beberapa bantuan Benih pertanian maupun biblt ternak kepada Kelompok penerima baik yang berada di weda selatan Maupun weda, weda tengah dan weda utara.

Maka perlu saya tekankan bahwa itu semua adalah dalam rangka upaya penguatan ekonomi masyarakat sebagai akibat sebaran virus corona yang mengancam kehidupan manusia saat ini, termasuk akan dilaksanakannya pencanangan padi varietas M 400.

 

Dinas pertanian harus meningkatkan peran semua perangkat kelembagaan termasuk kelompok-kelompok tani serta menciptakan ide-ide baik terutama di kawasan sentra produksi wairoro, Dinas Pertanian punya penyuluh, punya petani, dan anggota (gapoktan), serta alat mesin pertanian (alsintan) agar di maksimalkan pengelolaan sehingga bisa bermanfaat pada kelompok tani dan masyrakat.

Masyarakat tani kawasan sentra produksi yang saya Juga menyadari bahwa hambatan besar bagi petani padi adalah persoalan pengairan, jauh sebelum ini pemerintah daerah  sudah bekerja sama dengan kementrian pusat untuk bagaimana membangun bendungan di kawasan wairoro ini dan tim analisis sudah beberapa kali turun melakukan survey investigasi, akan tetapi mungkin ada pertimbangan-pertimbangan teknis tertentu sehingga realisasi bendungan agak terlambat. Namun demikian sekarang bendungan yang berlokasi di kali tilope sudah dimulai. (tutup )

 

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.