Duduk Bersama PEMDA dan IWIP Bahas Tenaga Kerja

September 09, 2019

Sebagai wujud kepedulian Pemerintah Daerah terhadap masalah tenaga kerja di Halmahera Tengah Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd. Rahim Odeyani, SH., MH memimpin pertemuan dengan pihak perusahaan PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan Weda Bay Nickel (WBN) yang bertempat di ruang rapat Wakil Bupati. Bukit Loiteglas Weda. Senin (9/9/19).

Wakil Bupati didampingi Assisten Bidang Pemerintahan, Asisten Bidang Ekonomi dan Keuangan serta Asisten bidang administrasi umum membahas perekrutan tenaga kerja lokal di IWIP dan WBN.

Pemerintah Daerah Halmahera Tengah menyambut baik dan memberikan apresiasi atas keterbukaan pihak IWIP maupun WBN dalam perekrutan tenaga kerja. Ini menandakan bahwa ada itikad baik antara Pihak Perusahaan dengan pemerintah daerah.

Dalam pertemuan Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani menyampaikan beberapa hal yakni, agar dalam melakukan rekrutmen bagi para pekerja diprioritaskan putra putri fagogoru, supaya di daerah dapat diberdayakan dengan baik, dan untuk lebih memudahkan PT. IWIP dalam seleksi berkas lamaran sebaiknya berkas lamaran bisa dimasukkan ke Pemerintah Daerah melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang selanjutnya pihak Dinas akan menyampaikan ke PT. IWIP dan WBN.

"Saya juga berharap agar perekrutan tenaga kerja, kualifikasi atau persyaratan yang diajukan pihak perusahaan dipermudah, misalkan untuk tenaga operator yang tidak bersertifikat atau lisensi SIO, security yang tidak memiliki sertifikat Gada Pratama, agar pihak perusahaan menyediakan pendidikan dan pelatihan kerjasama dengan Pemda supaya tenaga kerja lokal dapat diakomodir" harap Abd. Rahim

Sementara dari HRD PT. IWIP Rina menyampaikan bahwa tahun 2019 ini perusahaan membutuhkan tenaga kerja baik yang memiliki skill maupun non skil "Dan untuk non skill sebanyak 1. 950 orang, tenaga security sebanyak 72 orang, dan seiring dengan perkembangan konstruksi kemungkinan besar jumlah tenaga kerja yang akan datang diperkirakan 8.000 an tenaga kerja, termasuk nantinya operator, tenaga medis, penerjemah, dan lainnya" Kata Rina dalam pertemuan.

Wakil Bupati diakhir pertemuan menekankan agar tenaga lokal khususnya di Halmahera Tengah dapat diakomodir secara keseluruhan, dan komitmen Pemda dan perusahaan dalam mengatasi pengangguran maka angka kemiskinan di Halmahera Tengah menjadi Zero (nol) di tahun 2021.

 

( HumasPro )

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.