Ritual dan Tradisi Coka Iba Halmahera Tengah

November 07, 2019

Weda. Diskominfosandi.Tradisi Tarian Coka Iba  merupakan tradisi kuno masyarakat halmahera tengah yang dilakukan setiap 12 rabiul awal tepatnya saat umat islam merayakan kelahiran nabi muhammad SAW, tradisi tersebut dilakukan oleh masyarakat halmahera tengah sebagai bentuk kegembiraan yang  menjaga warisan leluhurnya. 6/11/19

 

sebelum proses ritual coka iba para imam ( boobato akhirat ) melalukan puji-pujian setelah selesai sholat magrib dan isya. tampak  pemuda-pemuda menyiapkan kostum dari topen hingga rotang untuk mengikuti ritual cokaiba, Kegiatan dilakukan selama 3 ( tiga ) hari ini dengan rute  mengililingi Kota weda, acara ritual membaca Doa ini yang dilakukan setiap tahun dengan anggaran swadaya dari  masyarakat.

 

Dalam Pelaksanaannya, warga yang menggunakan topeng setan ini pun mencari yang masih berkeliaran dijalanan, jika ada warga yang di jumpai maka cokaiba akan mengejar orang tersebut dan memukul, atau mencubit. ritual cokaiba ini merupakan suatu momen melestarikan budaya religius dan satu tradisi yang merupakan suatu icon di negeri Fagogoru yang kita cintai ini.

 

Turut hadir dalam acara Memperingati maulid Nabi, Wakil Bupati Halmahera tengah, Abd. Rahim Odeyani, SH.MH, para Staf Ahli dan Assisten, Pimpinan OPD Lingkup Pemda Halteng,ASN, Tokoh agama/adat , dan Masyarakat

 

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.