Operator Web

Operator Web

Selasa, 03 November 2020 12:50

HUT KE 30 HALMAHERA TENGAH BERJALAN LANCAR

Perayaan Hari Ulang Tahun ( HUT ke 30 ) kabupaten Halmahera Tengah, Pemda Halteng mengadakan Upacara secara sederhana dengan Mematuhi Protokoler Kesehatan Covid – 19, Tema dalam HUT Kabupaten kali ini adalah “KITA FAGOGORU”. Upacara bertempat dipendopo falcino Weda pada Sabtu (31/10/2020 )

  

Bupati dalam sambutannya Momen Hari Ulan Tahun yang ke 30 ini Pelaksanaannya dirasakan berbeda dengan tahun tahun sebelumnya sebab saat ini dinegara kita, didaerah kita dilanda wabah covid19 yang tidak hanya berdampak pada Kesehatan saja tapi berdampak juga pada Sektor Ekonomi, Sosial Budaya dan pada sektor-sektor lainnya.

Karena itu untuk mengantisipasi dampak tersebut pemerintah Kabupaten Halmahera tengah mengambil Langkah-langkah Kebijakan penanganan dan pencegahan bidang Kesehatan bidang sosial, penguatan Ekonomi melalui dinas-dinas terkait dalam lingkup Pemerintah Daerah Halmahera Tengah.

Karena itu pula melalui peringatan HUT yang ke-30 ini saya mengajak kita semua untuk melakukan intropeksi dengan lebih mendekatkan diri Kepada Allah SWT seraya berdoa dan  senantiasa mematuhi arahan pemerintah pusat terkait dengan wabah penyaikit covid19, kita harapkan agar segera berakhir dan kita semua bisa beraktifitas sebagimana biasa.

 

Hari ini tanggal 31 Oktober 2020 pada tiga puluh tahun yang silam daerah ini resmi berdiri dengan ibu kota di soasio pada waktu itu,  dan hari ini kita menyasikan suasana baru penyelenggaraan pemerintah daerah Halmahera tengah di pusatkan di ibukota weda Halmahera tengah, kita Bersama sama mengrefleksikan Kembali perubahan dan peradaban negeri fagogoru dengan seraya memastikan agar tidak ada kelompok masyarakat  yang terabaikan dalam proses pelayanan pembangunan, karna itu tema dalam HUT Kabupaten Tahun ini adalah “ KITA FAGOGORU “ tema tersebut merupakan sebuah filosofih sosial budaya masyarakat Weda, patani dan Gebe, Ngaku Rasai Budi Re Bahasa Sopan Hormat yang menjadi pilar terpenting dan bagian yang tidak terpisakan dalam derap Langkah kehidupan masyarakat halmahera tengah Fagogoru, Fagogoru tidak sekedar menjadi symbol dan narasi belaka melainkan kultur filosofi sosialogis dan historis dan memeiliki nilai spirit perjuangan yang perlu diaplikasikan pada setiap orang untuk membangun Keseteraan  dan keadilan menuju Halmahera tengah yang sejahtera.

 

Pada Pelantikan Elang _Rahim tanggal 23 Desember 2017, sejak itu pula bahwa kami menegaskan kepemimpinan Elang Rahim akan melaksanakan tuga-tugas Pemerintahan tampa Perbedaan atau dengan kata lain membangun halmahera Tengah tampa pilih Kasih, hal ini penting kami tegaskan disini mengingat sejumlah kasus di pemerintahan dibeberapa daerah bahkan pada pemerintahan kita sebelumnya yang membangun dan atau melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dengan bertumpuk faksi-faksi politik lokal melayani masyarakat dengan pilih kasih, Membangun Masyarkat desa dengan dasar pada kemenangan partai politik tertentu, sesungguhnya secara sadar mereka telah melanggar sumpah jabatan, mendistrosi Pembangunan, Mendistrosi Kesetaraan dan keadilan, keadilan yang menjadi cita-cita politik negara sungguh tercabik-cabik, janji-janji luhur yang telah kita bersumpah di hadapan rakyat menjadi sirna, masyarkat hilang semua harapan, masyarakat menjadi kehilangan arah, semangat persatuan dan persaudaran hilang dalam perjalanan Kekuasaan dilorong-lorong kegelapan, arah kompas pembangunan terbelokan oleh keangkuhan kekuasaan dan kesombongan, sikap absolutisme kekuasaan sungguh telah mengabaikan dimensi-dimensi sosial kita, rasa kasih sayang kita menjadi hilang, rasa hormat kita menjadi sirna. Belajar dari Empirik itulah Pemerintah Halmahera tengah dibawa pimpinan Elang Rahim kami bersumpah untuk mengubur secara dalam-dalam rasa benci yang tiada akhir,  kesenjangan pembangunan dan prilaku dendam politik yang sesungguhnya tidak memberi edukasi kepada masyarakat kita.

 

Hari ini tanggal 31 Oktober 2020, usia pemerintahan mencapai 30 tahun, meskipun secara defakto pemerintahan didaerah ini melaksanakan fungsi pelayanan di ibu kota weda baru ( 15 Tahun ) dengan agenda kita hari ini tema “KITA FAGOGORU “  tema sederhana ini sekaligus untuk menegaskan bahwa spirit  kehidupan masyarkat kita harus selalu dalam dimensi nilai-nilai fagogoru kita bersandar pada etika dan moral yang telah tumbuh selamanya. Pemerintah dan rakyat ibarat sisi mata uang yang saling mengikat dan tak bisa dilepaskan satu dengan lainnya masyarakat gebe weda patani secara historis dan kultular adalah masyakat yang bersaudara Fagogoru mengajarkan kita untuk saling mengenal kasih dan sayang, para leluhur telah mengajarkan kita untuk saling menghormati, mengasihi, etika dan  fagogoru mengajarkan kita untuk mampu membangun solidaritas antar sesama baik sesama anak negeri weda patani gebe maupun mereka yang telah hidup dan telah menjadi bagian yang tak terpisahkan pengabdiannya di negeri tercinta ini.

 

Pemerintah Elang Rahim bertekat untuk bersungguh-sungguh mengusun falsafah fagogoru sebagai pilar pembangunan kami, kami menyatakan bahwa kami membangun daerah  ini dengan landasan kasih sayang, kami membangun masyarakat tampa perbedaan berpijak pada lima demensi pembangunan yakni :

1. Birokrasi yang bersih, professional dan melayani,

2. Infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah

3. Mengembangkan sumber daya Alam dan Iklim investasi yang nyaman

4. Pendidikan dan Kesehatan yang merata dan bermutu

5. Budaya hukun dan HAM dalam bingkai Fagogoru.

 

Hari ini tiga tahun pemerintah elang Rahim yang sebagimana telah kita saksikan secuil keberhasilan yang telah kami torehkan dan kami sadar banyak hal yang belum kami torehkan untuk memenuhi harapan masyarakat.

Dengan momentum HUT halteng yang ke 30 ini kami menyampaikan permohonan  maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat halteng karna usia 3 tahun tentu banyak kebijakan yang belum tuntas kami kerjakan, namun kami sampaikan bahwa seluruh rumusan kebijakan dalam RPJMD maupun kebijakan tahunan dalam APBD akan kami tuntaskan pada sisa masa dua tahun kedepan.

 

Dipulau gebe jalan Hotmix sudah merata di Kampung- Kampung, wilayah patani bahkan sakam masyarkat juga sudah menikmati jalan Hotmix seperti di ibu kota weda, di weda selata kita sudah menyaksikan jalan HOtmix, selain jalan nasional tugas pemerintah pusat juga tugas pemerintah daerah kita melingkari Kawasan itu dan juga masyarakat telah menikmati, diweda tengah sementara kita berbenah, bahkan weda utara dan weda timur dan masyarakat telah menikmati 4G telekomunikasi, kebulatan tekat elang Rahim untuk melakukan ini semuannya. Tahun ini juga masyarkat patani dan pulau gebe telah kami canangkan telekomunikasi 4G untuk menjadi bagian tak terpisakan dari pembangunan saat ini kita lakukan, kita ingin masyakat halteng dibawa pimpinan Elang Rahim Dengan Memohon Ridho Allah SWT agar masyarakat ini berdiri sama tinggi duduk sama rendah berat sama dipikul ringan sama di jinjing semoga allah SWT meridoi kita semua.

 

Hanya doa dan harapan agar kita semua tergolong orang-orang yang sabar seraya berdoa agar masyarakat Halteng dari weda selatan, weda utara, Kota weda weda utara weda timur, pulau gebe, patani, patani utara, patani barat patani timur kami mencintai semuanya segumpal harapan kami titipkan, jalan mulai terbuka telekomunikasi mulai terbuka, kami terima anak-anak negeri untuk bekerja di pemerintahan dimana kesulitan saat ini, pemerintah pusat menerima Pegawai negeri dengan terbatas kami menerima 1400 orang tenaga PTT dalam rangka menaikan derajat masyarkat halteng, seraya berdoa agar masyarakat halteng diberikan kelapangan hati, mudahkan rezekinya, ringankan beban hidupnya, selamatkan mereka dari semua marabahaya, jauhkan masyarakat halteng dari bencana yang tak terduga sejahterahkan mereka ya allah, timpahkanlah segala kesusahan dan kesulitan masyarakat kepada saya selaku pimpinan, sayangilah mereka angkatlah derajatnya sembuhkanlah mereka yang sedang sakit dan cukupkanlah segala kebutuhan mereka. Ya allah mudahkanlah segala harapan pemerintah dan masyarakat halteng agar kami dapat nenuai semua harapan masyarakat. 

 

 Dirgahayu Negeriku, Dirgahayu Bumi Fagogoru, Kita Fagogoru………

Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara yang didampingi Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani Menghadiri Acara Peresmian Opening Ekowisata Nusliko Park dan Pencanangan Jaringan 4G di Desa Sagea dan Desa Gemaf secra virtual ,  Bertempat di Desa Nusliko. Weda ( 26/10/2020 ).

Bupati Dalam Sambutannya Menghadirkan destinasi wisata yang representatif dengan keuangulan di daerah ini adalah obsesi saya sejak lama dan pengembangan objek dayatarik wisata khususnya di kawasan talaga Yone Wlolo atau Nusliku park ini adalah salah satu prioritas yang telah tergambar dalam dokumen perencanaan daerah yang termasuk dalam rencana detail pengembangan kawasan ini secara berlanjut.

Dari aspek pengembangan wisata Kawasan ini adalah Kawasan yang representatif karna memiliki variable yang lengkap baik dari ketersediaan potensi alamnya historis maupun sosial budaya, Kawasan telaga nusliku secara mitologis dan historis adalah sebuah kampung Tua para leluhur yang dibuktikan dengan keberadaaan beberapa tempat yang di keramatkan oleh masyarkat, dan sering di kunjungi Oleh sejumlah Orang.

 

Selain itu Kawasan Ini juga Memiliki Ekosistim  Magrove yang padat dan Beragam dengan Bentukan Landscape Alam yang unik dan menarik. semangat membangun sebuah taman ekologis yang lengkap dengan daya dukung serta daya tampungnya, dengan posisi yang dekat dengan ibu kota kabupaten, Nusliku Park dengan Variabel Variabel wisata yang saya sebutkan tadi adalah dengan mempertimbangkan aspek branding dan Tourisme maka Kawasan ini kami beri nama dengan Ekowisata Nusliku Park.

 

Sejak dilantik Kawasan ini yang memiliki aktraksi ini kemudian kami genjot pembangunannya untuk melengkapi Amenitas dan Aksesibilitas. Kawasan, Pada tahun 2018, pembangunan infrastruktur kawasan ini mulai kami bangun, karena obsesi saya menghadirkan infrastruktur kawasan wisata yang lengkap maka pembangunan kawasan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kebudayaan dan Pariwisata saja , tapi dikeroyok oleh beberapa OPD.

  

Sejak mulai dibangun, Saya beberapa kali berkunjung dan memantau mobilitas pengunjung di kawasan ini, dengan Amenitas yang belum lengkap saja, pada waktu libur, pengunjung bisa mencapai 100 hingga 200 orang per hari. Saya lalu berpikir kenapa tidak segera diberlakukan retribusi agar berdampak pada pendapatan daerah.

 

Dengan dasar pikir ini, dirinya berulang kali memerintahkan Kadis Budpar Halteng agar segera menetapkan tanggal peresmian dengan sistem pengelolaan berbasis teknologi informasi. Selain itu kerjasama dengan pihak perbankan juga harus dilakukan untuk memenuhi salah satu indikator kinerja utama dalam RPJMD, yaitu mengupayakan transaski non tunai dan berbasis elektronik untuk mendukung upaya pencegahan korupsi.

 

Alhamdulillah hari ini kita memulai kerja sama e- Retribusi di kawasan Nusliko park bekerjasama dengan BNI Cabang Ternate yang saya beri nama Nusliko ERA atau Nusliko Elektronic Retribution cArd. Ini adalah entri point untuk OPD lain agar segera berinovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ).

 

 

Pada acara yang sama Bupati dan Wakil Bupati Menyerahkan bantuan Penguatan Ekonomi dalam Bentuk Tabungan Usaha Ekonomi Kratif ( TU ERA ), Penyerahan secara simbolis Bantuan Kios ERA ( Kios Ekonomi Kreatif ), Lounchin Geowisata Halmahera Tengah,  dan selanjutnya Bupati dan Wakil bupati mencoba melakukan VideoCall dengan Sekretaris camat Weda Utara untuk mencoba Jaringan Telekomunikasi 4G yang telah selasai pekerjaannya di Desa Sagea dan Desa Gemaf.

 

Peresmian Nusliku Park ditandai dengan Penandatangani  Prasasti  oleh Bupati Halmahera Tengah, dan Pelepasan Balon Udara dan acara Hiburan Budaya Daerah.

 

 

Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani, SH., MH membacakan Sambutan Bupati Halmahera Tengah Dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan  kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara ( KUA-PPAS ) Tahun Anggaran 2021, pada rapat paripurna ke 10 Masa persidangan 1 Tahun 2020 – 2021. Bertempat di Ruang Sidang DPRD Halteng. 

Abd. Rahim Odeyani dalam Penyampaiannya Penyusunan kebijakan Umum anggaran pendapatan dan belanja daerah serta prioritas dan plafon aggaran sementara APBD Tahun 2021 kabupaten Halmahera tengah, didasarkan pada Rencana kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2021 yang merupakan penjabaran RPJMD tahun ke Tiga guna pencapaian Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah periode 2017- 2022. Berkaitan dengan hal tersebut, maka substansi Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) tahun 2021 dimaksudkan untuk mengejar target-target pembangunan atau capaian keberhasilan serta diharapkan dapat mengembangkan potensi dan mengatasi permasalahan yang dihadapi saat ini.

Kebijakan Umum Anggaran tahun 2021 secara substansi memuat hal sebagai berikut :

 

1. Meningkatkan kualitas Mutu pendidikan melalui reformasi pendidikan dan kerjasama dengan perguruan tinggi untuk meningkatkan mutu Guru dari PGSD ke S1, serta S1 ke S2, bantuan Biaya pendidikan untuk kedokteran dan bantuan awal studi dan akhir studi yang tetap berjalan Menuju knowledge economy.

 

2. Meningkatkan Kualitas pelayanan kesehatan di RSUD maupun Puskesmas melalui penguatan sistem kesehatan dan Health security preparedness, penyediaan obatobatan, melakukan indentifikasi penyakit dan langkah pencegahan serta pengobatan, penguatan SOP pelayanan, menghadirkan tenaga dokter spesialis, hibah BPJS serta program penguatan Kesehatan Ibu Anak dan stunting .

 

3. Penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberian bantuan ke Petani, nelayan, UKM dan Koperasi serta IKM/Home industry maupun hibah lainnya, Serta Penyelesaian Program Multiyear yang perlu di tuntaskan dan penataan terkait dengan pembangunan kawasan Kota Weda sebagai pusat Pemerintahan.

 

4. Peningkatan konektivitas daerah dan tol laut serta pemantauan harga pasar untuk menekan biaya tinggi,  serta penyediaan kebutuhan dasar masyarakat perumahan, instalasi sumber air bersih dan sanitasi.

 

5. Optimalisasi dan inovasi sumber-sumber penerimaan daerah terutama pada sektor-sektor ekonomi yang berbasis berkelanjutan atau Sustainable Development Goals.

 

Selain itu Penyusunan kebijakan umum anggaran pendapatan dan Belanja daerah serta prioritas dan plafon anggaran sementara APBD Tahun anggaran 2021 juga mempertimbangkan aspek-aspek yang lebih luas, diantaranya perubahan asumsi makro APBN 2021 dan kebijakan Nasional lainya serta program dan kebijakan strategis daerah yang belum tertuang dalam APBD 2020. Hal tersebut berkonsekwensi terjadi perubahan asumsi dalam APBD yang tertuang dalam kebijakan Umum APBD serta pada alokasi pagu anggaran yang dilaksanakan oleh SKPD. Perubahan alokasi tersebut tertuang dalam prioritas dan plafon Anggaran Sementara APBD Kabupaten Halmahera Tengah tahun 2021.

Berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku program kegiatan pembangunan daerah tahun 2021 harus memperoleh persetujuan DPRD melalu penandatanganan nota kesepahaman KUA-PPAS. Oleh karena itu, melalui kesempatan ini saya berharap kita dapat melaksanakan seluruh tahapan ini dengan baik demi kemajuan daerah ini. 

Dokumen KUA-PPAS ini semaksimal mungkin dapat menampung berbagai program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, dan keberpihakan pemerintah daerah pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mencerminkan pemerataan pembagunan di Wilayah Kabupaten Halmahera Tengah yang kita cintai, namun demikian belum semua keinginan baik kita dapat terakomodir dalam KUA-PPAS tahun 2021, hal ini disebabakan karena keterbatasan anggaran dalam APBD kita

 

Dihadapan forum yang terhormat ini, saya berharap agar dokumen yang telah disepakati bersama dapat menjadi acuan dalam menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) kabupaten Halanera tengah tahun anggran 2021 yang lebih berkwalitas dan berpihak kepada kepentingan daerah dan kesejahteraan masyarakat tanpa membeda-bedakan suku agama dan golongan sehingga cita-cita kesejahteraan yang terdapat dalam visi Halmahera Tengah  maju sejahtera berlandasakan Falsafah Fagogoru dapat kita raih secara Bersama-sama. ( Tutup )

 

Tutur Hadir, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Halteng, Sekda Halteng, Pimpinan OPD dan Esselon III, IV Pemda Halteng.

Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd. Rahim Odeyani bersama Kapolres dan Plh. Dandim 1512 Halteng mengikuti Rapat Koordinasi  dalam Rangka Sinergitas Kebijakan Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pelaksanaan Regulasi Omnibus Law secara virtual di ruang rapat Wakil Bupati, Rabu (14/10/2020)

 

Rakor Virtual yang dihadiri Menko Polhukam Mahfud MD, Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri ATR Sofyan Djalil, Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, kepala BIN serta diikuti oleh Gubernur, Bupati/Walikota beserta unsur Forkopimda.

 

Rakor membahas kaitan dengan perkembangan yang terjadi di lapangan terkait dengan penyampaian aspirasi tentang UU Cipta Kerja di sejumlah daerah. 

Menko Polhukam Mahfud MD saat membuka rakor menyampaikan bahwa  sejumlah hal yang terjadi beberapa waktu lalu sangat menyayangkan. Karena berapa isu yang beredar (hoaks) hingga adanya aksi demonstrasi yang diwarnai pengrusakan fasilitas umum.

 

Namun Mahfud juga mengungkapkan bahwa pemerintah menghormati pendapat dari berbagai kalangan dalam menyampaikan aspirasi yang berhubungan dengan UU Cipta Kerja, jika pendapat disuarakan dengan cara yang baik, menghormati hak warga lain serta menjaga ketertiban umum.

Bupati Halmahera tengah Edi langkara Menerima Kunjungan Kerja Kepala Staf Daerah Militer ( Kasdam XVI/Patimura ) Brigjen TNI Gabriel Lema dan Brigjen TNI Imam Sampurno ( Dandrem 152 Babullah ) di ruang kerjanya. Selasa ( 13/10/2020 ).

 

Kedatangan Kasdam Brigjen TNI Gabriel Lema beserta rombongan dalam rangka Kunjungan Kerja melihat Pembangunan Markas Kodim 1512/Weda bertempat di KM.3 Desa Fidi Jaya Kec. Weda.

 

Dalam Tatap Muka Bupati mengucapkan selamat datang di Bumi Fagogoru Weda Negeri Leluhur dan Negeri yang mempunyai Sejarah dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

 

Halmahera tengah Terdapat Kawasan Industri terbesar ke Tiga di Asia Pasifik yaitu PT.IWIP yang sudah Mulai Beroperasi, yang merupakan tanggung jawab Pemda dan masyarakat Halteng terhadap dampak Ekonomi yang meningkat atas kehadiran Perusahan China Tersebut.

 

Bupati Juga Mengapresiasi dan Bangga terhadap Prestasi Kedua Putra daerah yang Lulus pada Seleksi Akademi Militer ( AKMIL ) dan Akademi Kepolisian ( AKPOL ) yang sementara ini mengikuti Pendidikan, dan Semoga kedepan putra terbaik Halteng lebih banyak mengikuti Calon Akmil dan Akpol. 

 

Sementara itu Kasdam XVI/PTM Brigjen TNI Gabriel Lema juga menyampaikan banyak terima kasih kepada Pemda Halteng atas penyambutan dan Pelayanannya dan salam Hormat dari Pangdam karena kedatangan saya ke Halteng atas perintah Pangdam, Kami Juga Bangga atas dua Putra Halteng yang Lulus AKMIL dan AKPOL.

 

Turut hadir, Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani, Forkopimda, Sekda Halteng, dan Pimpinan OPD Pemda Halteng.

Penyerahan bantuan ekonomi produktif dampak covid – 19 tahap I tahun 2020 oleh Dinas perikanan ,Disperidagkop dan ketahanan pangan kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) kepada penerima manfaat yang berada  dikecamatan pulau Gebe diserahkan oleh Bupati  Edi Langkara bertempat didesa Kapaleo. Gebe(11/10/2020) 

Bupati dalam sambutannya mengatakan  penyerahan bantuan ekonomi produktif covid 19 tahap I tahun 2020  oleh DINAS perindagkop, Dinas perikanan dan Dinas ketahanan pangan dan Dinas perhubungan, Saya percaya bahwa kegiatan seperti ini, tidak hanya rangkaian kegiatan serimonial belaka, namun lebih dari itu kegiatan seperti ini, setidaknya dapat dijadikan momentum untuk mengopitimilisasi  dan meningkatkan kapasitas masyarakat, dalam pemanfaatan sumberdaya lokal yang kita miliki.

 

Wabah virus corona (covid-19) menghantam berbagai sendi kehidupan termasuk kegiatan ekonomi, yang imbasnya membuat masyarakat mengalami penurunan produktifias kerja dan  pendapatan. Pemda telah membuat kebijakan relokasi Dana  refocusing  APBD tahun 2020 untuk penanganan kesehatan, bantuan sosial dan ekonomi. 

Khusus bidang ekonomi, Pemda telah mengalokasikan anggaran sektor ekonomi produktif tahap I sebesar 7.6 milyar melalui dinas perindagkop, dinas perikanan, dinas pertanian, dinas pariwisata dan dinas ketahanan pangan tahun 2020.

 

Jumlah keseluruhan kelompok penerima bantuan ekonomi  produktif adalah 221 kelompok yang tersebar di 10 kecamatan. Saya sungguh berharap melalui momen hari ini kita bisa berkomitmen untuk mendukung dan membantu kelompok bidang perindagkop, perikanan dan ketahanan pangan di kabupaten Halteng mandiri.

 

“Sesuai tujuan dan sasaran yang diharapkan pada misi bupati dan wakil bupati tahun ke tiga yakni “mengembangan potensi  pemberdaya alam dan menciptakan iklim investasi,”harapnya.

 

 

Sementara Itu Kepala Bapelitbangda Halmahera Tengah Salim Kamaluddin dalam Penyampaian Kegiatan ini adalah Tujuan memfasilitasi sarana Perikanan tangkap, budidaya dan pengelolaan/pemasaran untuk meningkatkan produktifitas,  sarana dan prasarana IKM/Home industri, sarana prasarana petani tanaman pangan untuk meningkatkan produktifitas, peningkatan SDM melalui penyuluhan dan pendampingan berkelanjutan.

 

Lanjut Salim,program Ekonomi Produktif Dampak Covid 19 Tahap I Tahun 2020 Kelompok sasaran program Ekonomi dampak Covid tahap I tahun 2020 , khusus pulau Gebe dinas perikanan total kelompok penerima 4 kelompok dan sasaran langsung 18 kelompok.

 

Dinas Perindagkop Total Kelompok Penerima 11 kelompok dan sasaran langsung 55 orang. Dinas ketahanan pangan total kelompok penerima 6 kelompok dan sasaran langsung 66 orang (66 hamparan kebun). Dinas perhubungan total kelompok 1 dan sasaran langsung 4 orang.

 

 

Lanjut Bupati Dengan adanya bantuan tersebut, kelompok penerima bantuan dapat memanfaatkan bantuan yang telah diterima secara bersama-sama dengan anggota kelompoknya dan dapat pergunakan dengan sebaik-baiknya.

 

“Kemajuan dan produktivitas usaha, sehingga mampu memproduksi bahan pangan untuk kebutuhan keluarga dan masyarakat. harapan lainnya pasar yang telah terbangun di beberapa tempat bisa dijadikan tempat jual beli untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. ( tutup )

 

Pemancangan Tiang Alif yang dilaksanakan di dua masjid berlangsung khidmat dan Isak tangis masyarakat desa blifitu pada saat arak arakan tiang Alif yang dibawa dari masjid Al Mutatahirin desa gemia menuju masjid Al Ikhlas desa blifitu yang sementara dibangun.

 

Sebelum pemancangan tiang Alif ,terlebih dahulu dilakukan doa dan Dzikir bersama oleh masyarakat yang berlangsung dimasjid desa gemia.”acara dzikir dan doa berlangsung sakrar yang dipimpin langsung oleh imam ,dewan shara dan seluruh tokoh agama,tokoh masyarakat.

 

Sebelumnya pemancangan tiang Alif dilakukan oleh para tokoh agama ,dilakukan Adzan Shubuh yang dibawakan muadzim masjid Al Ikhlas ,terlihat masyarakat tidak bisa menahan derai air mata,sampai pada proses akan dipancangkan masyarakat terlihat terus menangis sambil mengucapkan subahallah maha besar Allah.

 

Pencangan tiang Alif Masjid Al ikhlas dilakukan langsung oleh Bupati Halteng Edi Langkara yang juga sesepuh tokoh Patani.Setelah pencanangan tiang Alif dilaksanakan langsung sholat shubuh berjamaah bersama imam,badan Sahra serta masyarakat.

Rabu, 07 Oktober 2020 05:53

Bupati pimpin apel di RSUD Weda

Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara didampingi Sekretaris Daerah Yanto M. Asri dan Kepala BKPSDM berkunjung ke RSUD Weda. Sekitar pukul 9.15 WIT. Rabu (7/10/2020).

 

Di RSUD, Bupati langsung memimpin apel bersama Direktur dan  jajaran Rumah Sakit yang bertempat di halaman RSUD Weda.

Dalam arahannya Bupati meminta kepada seluruh pegawai Rumah sakit mulai dari Dokter, perawat, bidan, cleaning service untuk memberikan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

 

"Insan RSUD baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Aparatur Sipil Daerah (ASD) agar melaksanakan tugas pelayanan dengan baik karena urusan keselamatan manusia di Halteng yg meminta pelayanan vital yaitu sektor kesehatan" kata Elang sapaan Edi Langkara

 

"Saya meminta sikap dan perilaku dari pelayanan baik ASN secara umum maupun Pegawai Tidak Tetap dalam melayani pasien Harus maksimal, sebagai contoh  cara menyapa; bagaimana meyakinkan kepada pasien bahwa pasien akan sehat, dan bagaimana dokter menularkan ilmunya baik secara akademik maupun empiris agar melayani pasien sesuai dengan SOP" pinta Elang

 

Usai Apel Bupati langsung meninjau pembangunan gedung baru RSUD dan berencana membangun kantin sebagai tempat santai di kompleks RSUD Weda.

Sekretaris Daerah Halmahera Tengah Yanto M. Asri mewakili Bupati membuka acara Konsultasi Publik 2 Rancangan Detail Tata Ruang dan Konsultasi Publik Kajian lingkungan Hidup Strategis di Sekitar Kawasan Industri Teluk Weda yang bertempat di aula kantor bupati..Selasa (6/10/2020)

 

Bupati dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekda menyatakan bahwa kawasan industri teluk weda sebagai wilayah pusat pertumbuhan industri yang berfungsi sebagai Prime Mover yang diharapkan dapat bersinerji dengan RDTR sebagai arahan dan pedoman dalam pemanfaatan dan pengendalian ruang di sekitar teluk Weda sekaligus mendukung investasi dan pertumbuhan ekonomi.

 

"Hal lain yang diharaokan oleh pemerintah, dapat tersedianya fasilitas hunian Terpadu, fasilitas kemitraan induatri kecil dan menengah maupun pengembangan pertanian dan perikanan sebagaimana harapan kami dimana lokus pilihan dilinasi RDTR penyangga KI weda berada di Weda Utara dan sekitarnya menjadi kawasan pertanian sebagai pemasok bahan bakuke kawasan industri, maupun pengembangan kawasan perikanan di wilayah Patani fan Patano Barat untuk kepentingan konsumsi lokal dan industri  dan bernilai ekonomis" Kata Yanto M. Asri

 

Bupati juga berharap agar konsultasi publik 2 ini akan melahirkan sebuah konsep materi RDTR yang akan menjadi rujukan pelaksanaan pemanfaatan struktur dan pola ruang sebagaimana amanat UU nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang dan UU nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

 

Hadir dalam acara konsultasi Publik RDTR Direktur pengawasan Tata ruang wikayah II, asisten, staf ahli, pimpinan OPD Provinsi Maluku Utara dan Kab. Halmahera Tengah, BPN Halteng, perwakilan Kementerian Lembaga.

Sebagai salah satu bentuk tanggungjawab selaku pemimpin, Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani kembali melakukan kunjungan kerja ( Kuker ) dan Tatap Muka Bersama masyarakat tiga desa yang berada ditrans Kobe kecamatan Weda tengah dan Menyerahkan Bantuan Ekonomi Produktif Dampak Covid – 19 Tahap I Tahun 2020. (2/10/2020).

  

Dalam Kuker dan Tatap muka,  aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat kepada bupati beserta rombongan diantaranya sarana jalan dan jembatan, jaringan telekomunikasi, airbersih, sarana pendidikan,kesehatan dan permasalahan desa lainnya.

 

Dihadapan masyarakat Bupati menyampaikan dalam tahun 2020,infrastruktur termasuk jembatan dan jalan sudah masuk ditahun anggaran perubahan,  dimana tiga jembatan  dianggarkan sekitar 3 Milyar , satu jembatan dianggarkan 1 Milyar, total keseluruhan anggaran 3 Milyar,”ungkap Bupati.

 

Lanjut Bupati,kita fokus buat jembatan dulu,baru kita perbaiki jalan,paling lambat ditahun 2021 jalan yang berada ditrans Kobe sudah dihotmix, masyarakat bisa nikmati jalan dan perekonomian bisa berjalan lancar.

 

Terkait dengan jaringan komunikasi ditahun 2020 kita sudah ada perencanaan tower bisa masuk diwilayah trans Kobe, paling lambat pulang Desember tower sudah berdiri ditiga desa ditrans kobe. Insya allah  masyarakat sudah menikmati akses jaringan komunikasi baik jaringan komunikasi maupun jaringan internet.

 

Untuk sarana pendidikan dan kesehatan saya sudah diperintahkan kepada dinas teknis agar segera memperbaiki sistim yang ada ditiga desa yang berada ditrans Kobe,baik dipendidikan maupun kesehatan.”sarana air bersih yang menjadi kendala masyarakat ,kami akan perintahkan kepada dinas terkait agar segera survei dan segera memasang pipa sebagai awal untuk dialiri air bersih.

 

Bupati mengharap kepada masyarakat agar bersabar,Pemda Halteng akan memberi yang terbaik buat masyarakat yang ada ditrans Kobe dan sekitarnya dan secara umum masyarakat Halteng.”kami minta bersabar guna membangun Halteng yang lebih baik berlandaskan fagogoru”.

 

Sementara itu dalam Kuker dan Tatap muka bupati dan wakil bupati menyerahkan Menyerahkan Bantuan Ekonomi Produktif Dampak Covid – 19 Tahap I Tahun 2020. Penyerahan bantuan ekonomi produktif dampak covid – 19 tahap I tahun 2020 oleh Dinas perikanan , Disperidagkop dan Ketahanan Pangan kabupaten Halmahera Tengah kepada penerima manfaat yang berada di weda tengah khususnya tiga desa yang berada ditrans Kobe,desa waekob,woejerana dan Kulo jaya.( tutup )

Turut hadir, Pimpinan OPD Pemda Halteng, Camat Weda Tengah, Tokoh Agama, Masyarakat dan Kelompok Penerima bantuan.

 

Halaman 2 dari 19