Operator Web

Operator Web

Selasa, 25 Februari 2020 02:15

Pemda Launching Gerakan Cinta Desa

Untuk mewujudkan rasa cinta dan kepedulian terhadap Desa Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menggelar Launching Gerakan Cinta Desa, di Buleu Desa Sagea Kecamatan Weda Utara. Senin (24/2/2020).

Launching yang dilakukan oleh Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara dalam sambutan menyatakan bahwa Gerakan cinta desa bertujuan membangun kemandirian desa dalam ekonomi, politik dan berbudaya, mandiri, bermartabat dan berdaulat.

"Saya berharap, aparat pemerintah desa bisa lebih serius untuk menangani permasalahan masyarakat di desa. Karena pemerintah desa yang paling dekat dengan masyarakat, dan paling memahami persoalan yang ada di desa sehingga anggaran dana desa yang diberikan melalui APBN berupa DD dan APBD melalui ADD dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat" kata Edi Langkara

Bupati juga memgungkapkan bahwa gerakan cinta desa ini didasari adanya rasa kebersamaan dan kegotong royongan dalalm rangka mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat melalui gerakan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK) guna mewujudkan kearifan lokal dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kegiatan dengan tema Melalui Gerakan cinta desa kita wujudkan kearifan lokal dalam keseharian, berlangsung cukup meriah, diawali dengan jalan santai dan senam bersama dengan jajaran pemerintah daerah dengan masyarakat setempat serta penanaman pohon. Selain pagelaran seni budaya yang ditampilkan kegiatan ini juga memperkenalkan produk-produk kerajinan tangan dan hasil industri rumah tangga.

Hadir dalam kegiatan gerakan cinta desa Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd. Rahim Odeyani, pimpinan dan anggota DPRD, staf ahli, asisten, pimpinan OPD lingkup Pemda Halteng, Cmat, kepala desa serta masyarakat Kecamatan Weda Utara.( HumasPro)

Selasa, 25 Februari 2020 00:07

Bupati resmikan Pasar Senin Wairoro

Bertempat di Desa Wairoro Indah Kecamatan Weda Selatan, Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara meresmikan pasar Senin Wairoro. Senin (24/2/2020).

Dalam Sambutannya Bupati Edi Langkara berharap agar pembangunan pasar ini akan menggairahkan sektor perdagangan dan mobilitas ekonomi produktivitas masyarakat petani akan semakin baik produktivitas di sektor UKM perdagangan semakin terpadu dan seluruhnya itu akan berdampak pada pendapatan masyarakat semakin bagus khusus kaitan dengan pasar ini.

Bupati juga mengemukakan agar Dinas pertanian dan Dinas perikanan untuk konsentrasi penuh agar seluruh tengkulak yang ada di Halmahera Tengah khususnya yang ada di kota Weda dan sekitarnya datang berbelanja di pasar ini, "hendaknya sentral produksi dan transaksi dipusatkan di pasar rakyat wairoro,agar penting supaya petani harganya bisa dikawal harga produksi.Komediti sayurnya, tomat,rica,bawang dan buah-buahan seperti jeruk terkawal harganya, kemudian padi semuanya kita harapkan terakumulasi di pasar rakyat wairoro" ungkap Bupati.

Diakhir sambutannya Bupati juga menyampaikan bahwa Sentra ekonomi khusus Weda selatan akan tumbuh jika para pengusaha dari luar Halteng seperti dari Gane luar, Gane dalam, Gane timur dapat membeli hasil produksi yang ada di Weda selatan, "Dan Weda selatan akan menjadi sentral ekonomi khusus, perputaran uang akan meningkat dan rakyat sendiri yang akan menikmatinya" kata Edi Langkara

Disela-sela acara Kepala Dinas Perindustrian perdagangan Koperasi dan UKM Ridwan Salidin dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Pasar Rakyat Wairoro dengan berbagai fasilitas sebagaimana tersebut yang didanai melalui Dana Tugas Pembantuan (TP) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara,(APBN),Bidang Pasar Kementrian Perdagangan RI Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp.5.750.000.000 (lima Milyar tujuh ratus juta rupiah).

Ridwan Salidin juga mengatakan bahwa Pembangunan Pasar Rakyat Wairoro melalui Kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahela Tengah dengan Kementrian Pedagangan RI. Bangunan dengan Iuas 1,312. M2 yang meliputi jumlah Kios sebanyak 12 Unit terletak di depan Bangunan Induk dan untuk Lapak Dalam Gedung sebanyak 135 Meja Jualan, yang diperuntukan bagi pedagang Barito Sayur, ikan dan Daging.

"Dan difasilitasi dengan Kran Air untuk masing masing Meja Jualan serta fasilitas Iain berupa toilet, kantor Pengelola yang terletak di Iantai Atas, satu Ruang Klinik Kesehatan,satu Ruang Mussolah,satu Ruang Tempat Menyusui anak,satu ruangan khusus Colstorage,dua Unit toilet dan Kamar Mandi untuk Wanita dan Pria,satu Bak Penampung Air,”ungkap Ridwan Saliden

Hadir dalam peresmian Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd. Rahim Odeyani, FKPD, staf ahli, asisten, pimpinan OPD, Camat, kepala desa dan perangkatnya serta masyarakat Kecamatan Weda Selatan. ( HumasPro)

Pemerintah Daerah Halmahera Tengah melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Penataan Pembinaan Kearsipan Aparat Desa. Jumat (21/02/2020).

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Yanto M. Asri mewakili Bupati Halmahera Tengah berlangsung di Aula Weda Puri Desa Fidi Jaya Kec. Weda dengan tema Mewujudkan Pengelolaan Arsip Desa yang Tertib, Handal dan Inovatif.

Dalam sambutan tertulis Bupati Halmahera Tengah yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah memaparkan tentang pentingnya arsip dalam penyelenggaraan pemerintah. Bahkan bisa menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah dengan arsip yang tertib, baik dan tersusun rapi tentu menjadi sebuah prasyarat penting, selain itu arsip sebagai tulang punggung pemerintahan pembangunan dan bahan pertanggungjawaban kinerja organisasi. Keberadaannya harus diselamatkan dan dikelola secara profesional sesuai dengan kaidah dan ketentuan yang berlaku.

"Permasalahan pengelolaan arsip tidak hanya milik organisasi besar saja, melainkan juga organisasi kecil. Misalnya di organisasi tingkat pemerintahan desa yang memiliki tanggungjawab pelayanan kepada masyarakat. Buruknya pelayanan arsip di desa pasti akan menjadi kendala keterlambatan proses layanan" Kata Yanto M. Asri

Sementara kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Arman Alting dalam laporannya menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya arsip bagi aparat desa yang meliputi arsip statis dan dinamis, klasifikasi arsip dan inaktif serta penataan arsip dengan baik.

Diklat berlangsung selama 2 (dua) hari dari tanggal 21 hingga 22 Februari dengan menghadirkan pemateri dari Arsip Propinsi Maluku Utara Sumarno, kepala bidang pembinaam dan pengawasan kearsipan DPKD Halmahera Tengah Sry Hartini dan kepala Seksi pelayanan arsip Propinsi Maluku Utara Hj. Irmawati Conoras dengan peserta aparat desa dari Kecamatan Weda dan Weda Selatan.( HumasPro )

Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd. Rahim Odeyani saat menghadiri acara Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Dan Melayani (WBBM) yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Maluku Utara. Ternate (20/2/2020 )


acara yang berlangsung di anjungan pantai Falajawa Kota Ternate itu ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menuju WBK dan WBBM dan penandatangan pakta integritas oleh seluruh kejaksaan Negeri di 4 (empat) Kab/Kota, dan kepala daerah di 4 Kab/Kota termasuk Wakil Bupati Halmahera Tengah, Walikota Ternate, Walikota Tidore Kepulauan, Bupati Halmahera Barat.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Maluku Utara M. Al Yasin Ali, Danrem 152 Babullah, Kapolda Maluku Utara, Kepala Kejaksaan Tinggi, Kanwil Perbendaharaan Negara, Kanwil Hukum dan HAM, Kanwil Pertanahan, Ketua Pengadilan Negeri Soasio dan beberapa elemen lainnya. ( HumasPro )

Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional yang bertempat di Halaman Kantor Bupati. Senin (17/02/2020)

Sekretaris Daerah bertindak selaku Pembina Upacara mewakili Bupati Halmahera Tengah.

Dalam sambutan tertulis Bupati Halmahera Tengah yang dibacakan oleh Yanto Asri, S.Pd mengatakan Hari kesadaran nasional diperingati  tanggal 17 setiap  bulan berjalan bentuk upacara bendera ini dimana hari kesadaran nasional memiliki makna penting untuk memantapkan kwalitas pengabdian ASN serta meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan Negara, selain itu hari kesadaran nasional dilaksanakan sebagai salah satu wujud  nyata pelaksanaan tugas dan tanggung jawab yang diamanatkan pada kita sebagai aparatur sipil Negara.

Dihari kesadaran nasional ini mari kita semua renungkan apakah kita semua sadar dengan peran kita sebagi seorang ASN sejauhmana peran tugas dan Tanggungjawab Kita, sebagai seorang ASN kita sadar dan seyogianya dimaknai dengan nilai penting meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,melalui peringatan hari kesadaran nasional ini diharapkan dapat termotifasi menigkatkan kinerja sesuai dengan tugas dan fungsi masing masing asn, oleh karena itu saya selalu mengingatkan kepada ASN agar bisa mengubah paradigma berfikir dan prilaku sebagai ASN untuk melayani dan bukan dilayani,untuk itu marilah kita jadikan panca prasetya kors sebagai pedoman dalam menangani tugas pokok dan fungsi kita masing-masing yang didalamnya budaya kerja,budaya tertib, budaya bersih integritas, loyalitas yang tinggi serta tampil sebagai organisasi kedinasan yang netral dan  profesionalisme” Lanjut Yanto Asri

Mengakhiri Sambutan Bupati, Sekda mengajak kepada seluruh ASN untuk mendukung apa yang menjadi VIsi dan Misi Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dengan melakukan perbaikan-perbaikan mulai dengan disiplin masuk kantor, cara berpakaian, atribut dan aturan lainnya yang diatur dalam Peraturan pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang disiplin pegawai dan Peraturan Presiden Nomor 81 tahun 2020 tentang Grand Design reformasi Birokrasi 2010-2025.

Turut Hadir Para Staf Ahli, Asisten, Para Pimpinan OPD, dan ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.

Minggu, 09 Februari 2020 13:38

Kapolda Malut kunjungi Bumi Fagogoru

Kapolda Maluku Utara Brigjen. Pol,. Drs. Suroto, M.Si mengadakan kunjungan kerja di Halmahera Tengah dan disambut oleh Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah, Edi Langkara dan Abd. Rahim Odeyani, FKPD dan beberapa pimpinan OPD.
Dalam kunjungannya Kapolda bersilaturrahni dengan Pemerintah Daerah Halmahera Tengah di Kawasan Nusliko Park Desa Nusliku Kec. Weda. Kamis (6/2/2020).


Selain itu Kapolda juga meresmikan Mako Polsek Pulau Gebe dan Weda Tengah serta Kapolres halteng menandantangi dan serah terima hibah Mako Polsek Pulau Gebe dan Weda Tengah.
Wakil Bupati Halmahera Tengah mengucapkan selamat datang kepada Kapolda dan menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Malut atas kunjungan dan kerjasamanya dalam menciptakan Halmahera yang aman.
Wakil Bupati juga melaporkan kondisi di Halmahera Tengah, baik dari segi sejarah berdirinya, geografis dan jumlah penduduk.


Sementara Kapolda Maluku Utara menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Halmahera Tengah atas penyerahan Hibah Mako Polsek Pulau Gebe dan Mako Polsek Weda Tengah.
"Terima Kasih kepada Pemda atas penyerahan hibah dan Kepada Kapolsek Pulau Gebe dan Weda Tengah dengan adanya Mako Polsek agar dimanfaatkan bangunan dengan sebaik-baiknya dan tentunya kinerja dan pelayanan kepada masyarakat lebih meningkat" kata Suroto


Kapolda juga mengungkapkan bahwa Halmahera Tengah merupakan masa depannya Maluku Utara karena Sumber daya alamnya yang besar serta dibangunnya industri terbesar di daerah ini.


Turut hadir dalm ramah tamah Ibu Kapolda Malut, beberapa petinggi Polda Malut, Kapolres dan Wakapolres Halteng serta beberapa anggota, pengurus Bhayangkari Polda Malut dan Polres Halteng. (  HumasPro )

PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) diundang oleh Pemerintah Daerah Halmahera Tengah dalam rapat terkait dengan permasalahan dugaan Pencemaran Lingkungan yang terjadi di sungai Trans Kobe Desa Lelilef Kec. Weda Tengah.

Rapat yang berlangsung di ruang rapat Bupati dipimpin oleh Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd. Rahim Odeyani serta dihadiri perwakilan dari PT. IWIP dan OPD terkait. Jumat (7/2/2020).

Pemda Halteng dengan PT. IWIP duduk bersama membahas dugaan terjadinya pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh kegiatan pembangunan water intek PT. IWIP di daerah transmigrasi Kobe yang mengakibatkan tercemarnya sungai Trans Kobe.

Dalam rapat tersebut menghasilkan beberapa point penting antara lain ;

1. Kegiatan water intake dihentikan utk sementara sampai adanya kejelasan kerjasama pengelolaan air bersih & skema kerja sama lainnya dengan Pemda.

2. Pembangunan water intake harus mematuhi aturan yg berlaku, baik regulasi maupun SOP. Berkaitan dengan itu dimintakan utk menyampaikan perizinan water intake ke pemda.

3. Pemda mendukung investasi daerah, untuk itu kepada PT IWIP agar lebih meningkatkan koordinasi & komunikasi dengan pihak Pemda.

Sementara dari pihak PT. IWIP yang dihadiri oleh Risky dan Yovi akan mengikuti apa yang menjadi hasil keputusan rapat namun tetap akan melakukan koordinasi dengan pihak Manajemen pusat PT. IWIP.


Turut hadir dalam rapat Sekretaris Daerah Yanto M. Asri, staf Ahli, asisten, kepala DLH, kepala Dispenda, kepala Bapelitbanda, kepala Dinas PTSP dan PM, serta kepala Bagian Hukum dan HAM. ( HumasPro)

Rabu, 05 Februari 2020 14:58

Kapal tol laut bersandar di Weda

Kapal Tol Laut Nusantara 6 sandar perdana di Pelabuhan laut Weda Kabupaten Halmahera Tengah. Rabu (5/2/2020). Kedatangan kapal tol ini disambut oleh Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah, pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, pimpinan SKPD, ASN, serta warga setempat .

 

Bupati mengucapkan selamat datang dan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Pelni nasional dan Presiden RI Jokowidodo atas ditetapkannya Weda Halmahera Tengah sebagai jalur tol laut di Propinsi Maluku Utara melalui program nasional.


Bupati juga mengemukakan bahwa tol laut merupakan solusi strategis untuk mensejahtrahkan masyarakat agar harga bahan pokok menjadi merata.
"Jadi para pengusaha dan masyarakat yang ada di wilayah Halteng dapat memanfaatkan momentun kehadiran tol laut agar melakukan interaksi dan transaksi perdagangan" harap Bupati

Kedatangan kapal nusantara 6 disambut dengan pengalungan bunga oleh Pemerintah Daerah kepada nahkoda kapal dan kepala Pelni Cabang Propinsi Maluku Utara.

 

Rabu, 05 Februari 2020 00:24

PEMDA HALTENG KUNKER DI DESA FRITU

Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah Drs. Edi Langkara, MH dan Abd. Rahim Odeyani, SH,MH bersama dengan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan kunjungan kerja di Desa Fritu Kecamatan Weda Utara. Selasa (4/2/2020)

Kunjungan kerja ini kali ini selain bertatap muka dengan masyarakat Desa Fritu. Bupati dan Wakil juga melakukan kunjungan di SD Sarono dan kawasan wisata Boki Maruru di Desa Sagea, pada kesempatan itu Pemda Halmahera Tengah juga memberikan bantuan alat olahraga kepada masyarakat setempat.

Dalam tatap muka Bupati menyampaikan kepada masyarakat desa Fritu, hal-hal yang menyangkut bidang pendidikan, kesehatan, listrik, penggunaan Dana Desa, pengelolaan CSR, hingga jaringan telekomunikasi.

Bupati Edi Langkara juga mendengarkan dan menjawab keluhan masyarakat mengenai kurangnya tenaga kesehatan dan fasilitasnya, tenaga guru, instalasi listrik yang belum terlaksana secara keseluruhan, tidak adanya MCK di sekolah.
Pemerintah daerah berkomitmen akan memenuhi apa yang menjadi keluhan masyarakat secara bertahap.
Tatap muka yang berlangsung di depan kantor Desa Fritu turut dihadiri Kapolres Halteng, anggota DPRD, staf ahli, asisten, para kepala desa Se Weda Utara, serta masyarakat Desa Fritu dan sekitarnya.

Wakil Bupati Halmahera Tengah Abd. Rahim Odeyani, SH., MH menghadiri Rapat paripurna ke 4 masa persidangan II tahun 2020 DPRD dengan acara penyampaian 5 buah rancangan peraturan daerah usulan dari Pemerintah Daerah.
Adapun Ranperda dimaksud adalah Ranperda tentang Perubahan kedua atas Perda Nomor 13 tahun 2016 tentang Pembentukan dan susunan Perangkat Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, Rancangan Perda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, Ranperda tentang Retribusi Terminal, Ranperda tentang Retribusi Pelayanan parkir di tepi jalan umum, dan Ranperda tentang Pemberdayaan nelayan kecil dan Pembudidayaan ikan kecil.


Wakil Bupati Halmahera Tengah dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rancangan perda ini merupakan bagian dari kewenangan Pemerintah Daerah dalam menetapkan produk hukum daerah, sebagaimana telah diamanatkan dalam pasal 18 ayat (6) Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyebutkan bahwa pemerintahan daerah berhak menetapkan peraturan daerah dan peraturan lainnya untuk melaksanakan otonomi daerah dan tugas pembantuan. "Selain itu penyampaian rancangan Perda ini juga merupakan manifestasi kewenangan pemerintah daerah sebagaimana ketentuan pasal 236 ayat (1) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan daerah yang menyebutkan bahwa untuk penyelenggaraan otonomi daerah dan tugas pembantuan daerah membentuk Perda" Kata  Abd. Rahim Odeyani


Disela-sela acara Wakil Bupati menyerahkan Ranperda Kepada Wakil Ketua DPRD Kabir Hi. Kahar yang juga memimpin Rapat Paripurna.
Hadir dalam Rapat paripurna FKPD Kab. Halmahera Tengah, Sekretaris Daerah, Staf ahli, Asisten, Pimpinan OPD serta pejabat esselon III dan IV di setiap OPD.

Halaman 9 dari 18