Ternate — Sebagai langkah percepatan pembangunan Manajemen Talenta serta penyediaan data potensi dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui instrumen Profiling ASN (ProASN), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Halmahera Tengah menyelenggarakan kegiatan penilaian dan pemetaan kompetensi ASN yang berlangsung di Kantor UPT BKN Ternate selama tiga hari, tepatnya Senin hingga Rabu, 17–19 November 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola kepegawaian berbasis profesionalisme dan kebutuhan jabatan. Total peserta yang mengikuti proses pemetaan kompetensi sebanyak 215 ASN, terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Administrator, Pengawas, Pelaksana, serta Jabatan Fungsional.
Pelaksanaan pemetaan ASN melalui ProASN diharapkan mampu mempercepat integrasi data potensi dan kompetensi ASN secara digital, yang ke depan akan menjadi fondasi utama dalam penerapan Manajemen Talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Langkah ini juga menjadi bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung Asta Cita ke-7 Presiden Republik Indonesia, yaitu memperkuat reformasi birokrasi dengan memastikan pengelolaan talenta ASN berbasis potensi, bukan semata senioritas.

Sekretaris BKPSDM, Suhaida Hidayat, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa proses pemetaan kompetensi bukan hanya formalitas atau kegiatan penilaian semata, tetapi merupakan instrumen penting untuk mengidentifikasi ASN yang adaptif, responsif, dan siap menjawab tantangan perubahan. Proses ini juga mengintegrasikan data potensi, kompetensi manajerial, serta kemampuan sosio-kultural sebagai indikator penting dalam pembinaan dan pengembangan karier ASN.

Lebih lanjut, Suhaida berharap hasil ProASN dapat menyajikan data yang akurat, komprehensif, dan berkelanjutan, yang selanjutnya akan menjadi dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur secara terukur dan berbasis meritokrasi.
Diskominfosandi
