Weda Tengah – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji bersama Sekretaris Daerah Bahri Sudirman mengikuti Zoom Meeting Peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan zoom meeting tersebut dilaksanakan di Desa Kulo Jaya SP 4, Kecamatan Weda Tengah, dan diikuti Dandim 1512 Weda, jajaran Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah serta masyarakat setempat.

Peresmian Koperasi Desa Merah Putih dilakukan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan hingga ke pelosok desa.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi nasional yang bertumpu pada kekuatan masyarakat desa. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian masyarakat, membuka peluang usaha, serta memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui pemberdayaan komunitas lokal.
Pemerintah pusat menargetkan sedikitnya 20 ribu koperasi dapat beroperasi penuh pada Agustus tahun ini. Target tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong pemerataan ekonomi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis desa.
Dari total 1.061 unit Koperasi Desa Merah Putih yang diresmikan, sebanyak 530 unit berada di tujuh kabupaten di Jawa Timur dan 531 unit lainnya tersebar di delapan kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Program KDKMP juga dirancang untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat pedesaan, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong produktivitas lokal. Setiap koperasi nantinya akan melibatkan tenaga kerja yang direkrut langsung dari desa setempat sehingga memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.
Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji menyambut baik program nasional tersebut dan berharap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa di Kabupaten Halmahera Tengah.
Menurut Bupati Ikram, koperasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan usaha produktif berbasis potensi lokal.
“Program ini sangat baik untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh agar koperasi dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan,”pungkas ikram
