Weda, 4 Juni 2026 – Apel sore Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah yang dilaksanakan pada Kamis (4/6/2026) dipimpin oleh Asisten I Setda Halmahera Tengah, Lasamida Kurupunda. Apel tersebut diikuti oleh staf ahli, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Lasamida Kurupunda, M.Pd membacakan arahan Bupati Halmahera Tengah terkait hasil evaluasi pelaksanaan sistem Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO) setiap hari Jumat. Berdasarkan hasil evaluasi, kebijakan tersebut dinilai kurang efektif karena dianggap sebagai hari libur oleh sebagian ASN maupun tenaga supporting.

Sehubungan dengan hal tersebut, mulai Jumat, 5 Juni 2026 dan seterusnya, pelaksanaan WFH/WFO setiap Jumat resmi diganti dengan kegiatan Kurvei Kebersihan Lingkungan.
Adapun beberapa ketentuan yang disampaikan antara lain:
- Program WFH/WFO diganti dengan kegiatan Kurvei Kebersihan Lingkungan.
- Tahap pertama pada bulan Juni 2026 akan dilaksanakan di wilayah Weda Kota.
- Kegiatan kurvei melibatkan seluruh ASN dan tenaga supporting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.
- Bagi OPD yang tidak berpartisipasi akan dikenakan sanksi secara kelembagaan, bukan kepada individu.
- Sanksi yang diberikan berupa pemotongan 50 persen Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) pada OPD yang tidak mengikuti kegiatan.
- Penentuan lokasi dan sasaran kurvei akan diatur oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berdasarkan arahan Wakil Bupati Halmahera Tengah.
- Izin ketidakhadiran hanya dapat diberikan apabila memiliki alasan yang jelas, mendesak, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain menyampaikan arahan Bupati, Lasamida Kurupunda juga mengajak seluruh ASN dan tenaga supporting untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dan kerja sama dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Mari kita memaknai dan memotret diri kita masing-masing. Mari kita perkuat kerja sama karena hal tersebut merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan kita. Jalankan setiap pekerjaan dengan penuh tanggung jawab, menjiwai setiap bentuk kerja sama, tidak menunda pekerjaan, serta bekerja dengan ikhlas demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui aksi nyata.
“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari kita bergandengan tangan, bekerja sama, dan saling mendukung untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman demi mencapai keberhasilan bersama serta mewujudkan Halmahera Tengah yang lebih baik,” tutupnya.

Melalui program Kurvei Kebersihan Lingkungan ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap dapat meningkatkan disiplin ASN sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.
diskominfosandi
