WEDA SELATAN. Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama masyarakat di wilayah Wairoro Indah SP 2A, SP 3, dan Desa Loleo, Kecamatan Weda Selatan, pada Sabtu (21/03/2026).
Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat momentum Hari Raya Idulfitri. Bupati hadir bersama keluarga dan didampingi sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Weda Selatan, sekaligus menyampaikan salam dari Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah kepada warga.
Pada kesempatan tersebut, Bupati mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan serta mendoakan Presiden dan jajaran menteri agar diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas negara.

Bupati juga menyampaikan beberapa kebijakan penting pemerintah daerah, di antaranya Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Halmahera Tengah akan kembali masuk kantor pada 30 Maret 2026. Selain itu, setiap hari Jumat tidak dilaksanakan aktivitas perkantoran, namun roda pemerintahan tetap berjalan.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk lebih aktif turun langsung ke lapangan. “Insya Allah, hari Sabtu dan Minggu saya manfaatkan untuk turun langsung ke desa-desa di Halmahera Tengah,” ujarnya.
Dalam sektor pertanian, Bupati menyoroti potensi kekurangan air yang dapat berdampak pada lumbung pangan di wilayah Weda Selatan, khususnya di Wairoro. Ia meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), camat, dan kepala desa segera membahas solusi terkait ketersediaan air, terutama dalam menghadapi potensi musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino.
Menurutnya, kondisi panas ekstrem berpotensi mempengaruhi hasil pertanian, termasuk tanaman sayuran. Oleh karena itu, langkah antisipatif perlu segera dilakukan guna menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Selain isu lokal, Bupati juga menyinggung dinamika global, khususnya konflik di Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM). Mengutip pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, disampaikan bahwa kondisi BBM di Indonesia saat ini masih dalam keadaan normal.
Sebagai langkah antisipasi, Bupati mengimbau penghematan penggunaan kendaraan dinas dengan mendorong penggunaan kendaraan roda dua untuk aktivitas ke kantor, serta membatasi penggunaan mobil dinas saat turun ke lapangan secara bersama-sama.
Menutup sambutannya, Bupati kembali menegaskan kekhawatirannya terhadap dampak musim kemarau panjang yang dapat mengganggu ketersediaan air di lahan pertanian masyarakat, khususnya di Wairoro yang sangat bergantung pada curah hujan. Kondisi ini dikhawatirkan dapat mempengaruhi pendapatan petani serta menurunkan minat masyarakat untuk berkebun.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berkomitmen untuk terus mencari solusi guna menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
