PEMKAB HALTENG SALURKAN THR GAJI DAN THR TPP 100% BAGI ASN, PERKUAT DAMPAK EKONOMI HINGGA KE MASYARAKAT

PEMKAB HALTENG SALURKAN THR GAJI DAN THR TPP 100% BAGI ASN, PERKUAT DAMPAK EKONOMI HINGGA KE MASYARAKAT
Spread the love

Weda, 11 Maret 2026 — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah menyalurkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari THR Gaji serta THR Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar 100 persen. Kebijakan ini merupakan komitmen Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji dan Wakil Bupati Ahlan Djumadil dalam meningkatkan kesejahteraan aparatur sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

 

Selain pembayaran THR bagi ASN, Pemerintah Daerah juga secara paralel melaksanakan berbagai program bantuan dan perlindungan sosial bagi masyarakat, antara lain pemberian insentif bagi ibu hamil dan menyusui, janda dan orang tua tunggal, anak yatim, penyandang disabilitas, serta lansia, disertai pembagian sembako gratis bagi masyarakat Halmahera Tengah.

 

Kebijakan pemberian THR TPP sebesar 100 persen kepada ASN didasarkan pada kinerja keuangan daerah yang sangat positif. Pada Tahun Anggaran 2025, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Halmahera Tengah sebesar Rp326.461.235.733, dan berhasil direalisasikan sebesar Rp396.450.457.671,72 atau mencapai 121,43 persen dari target.

 

Selain capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah juga mencatat berbagai indikator pembangunan yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Di antaranya penurunan angka kemiskinan, penurunan prevalensi stunting, peningkatan capaian Monitoring Center for Prevention (MCP) dalam upaya pencegahan korupsi, serta berbagai penghargaan yang diterima pemerintah daerah di tingkat regional maupun nasional.

 

Dalam tiga tahun terakhir, realisasi PAD Kabupaten Halmahera Tengah juga secara konsisten berada di atas 110 persen, yang mencerminkan kerja keras bersama seluruh perangkat daerah dalam mengelola potensi pendapatan daerah secara optimal.

 

Bupati Halteng Dr. Ir. Ikram M. Sangadji, M.Si menegaskan bahwa kebijakan strategis terkait pemberian insentif tersebut merupakan keputusan pimpinan daerah yang diambil setelah melalui pertimbangan dan konsultasi teknis dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Dalam pelaksanaannya, Sekretaris Daerah dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bertugas memastikan kebijakan tersebut dapat berjalan dengan baik.

 

“Pemberian THR TPP 100 persen ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ASN, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Bupati.

 

Bupati juga mengimbau agar minimal 50 persen dari insentif yang diterima ASN dapat dibelanjakan atau dibagikan kepada orang tua, keluarga, serta masyarakat di sekitar yang membutuhkan, terutama menjelang Idul Fitri. Dengan demikian, manfaat dari kebijakan ini dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

 

Menurutnya, peningkatan pendapatan ASN juga berpotensi meningkatkan pembayaran zakat serta belanja konsumsi masyarakat, sehingga perputaran ekonomi dapat dirasakan hingga ke desa-desa.

 

Hal ini juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Daerah yang menetapkan empat hari kerja bagi ASN selama bulan suci Ramadhan, dengan tujuan memberi ruang bagi aparatur untuk lebih banyak beribadah bersama keluarga di kampung atau desa, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan.

 

Bupati berharap seluruh ASN dapat mensyukuri nikmat yang diberikan Allah SWT dengan terus meningkatkan kinerja, dedikasi, serta pelayanan kepada masyarakat.

 

“Tantangan ke depan akan semakin besar dengan berbagai dinamika global yang dapat mempengaruhi perekonomian nasional. ASN sebagai aparatur negara di daerah merupakan ujung tombak dalam mewujudkan program pembangunan nasional, termasuk dalam mendukung realisasi Asta Cita Presiden,” tegas Bupati.

 

Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah optimistis bahwa sinergi antara kebijakan kesejahteraan aparatur dan program perlindungan sosial masyarakat akan memperkuat ketahanan ekonomi daerah serta menghadirkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *