BUPATI DAN WAKIL BUPATI PIMPIN RAPAT PEMBENTUKAN TIM INISIASI, FOKUS PERKUAT KERJA SAMA IWIP DAN PERUSDA UNTUK PENINGKATAN PAD

BUPATI DAN WAKIL BUPATI PIMPIN RAPAT PEMBENTUKAN TIM INISIASI, FOKUS PERKUAT KERJA SAMA IWIP DAN PERUSDA UNTUK PENINGKATAN PAD
Spread the love

WEDA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah terus memperkuat langkah strategis dalam mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pembentukan tim inisiasi lintas OPD. Langkah tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, didampingi Wakil Bupati Ahlan Djumadil, bertempat di ruang rapat bupati, Rabu (1/4/2026).

 

Rapat ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan potensi ekonomi dan investasi yang terus berkembang di Halmahera Tengah dapat memberikan kontribusi nyata bagi daerah, khususnya dalam memperkuat sumber-sumber PAD.

 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Syamsudin Bahri Ismail, usai rapat menjelaskan bahwa tim inisiasi tersebut melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) strategis, di antaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, DPMPTSP, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Perusahaan Daerah (Perusda) Halmahera Tengah.

Menurutnya, pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Bupati untuk memperkuat pola kerja sama yang lebih terstruktur dan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah.

 

“Ada tiga arahan penting dari pimpinan. Pertama, penguatan skema kerja sama antara OPD dengan Perusda agar potensi layanan dan usaha daerah dapat dikelola secara maksimal. Kedua, membangun kerja sama strategis dengan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), khususnya pada sektor-sektor yang memiliki peluang besar meningkatkan PAD,” jelas Syamsudin.

 

Arahan ketiga, lanjutnya, menitikberatkan pada upaya membuka kemitraan yang lebih luas dengan pelaku usaha yang beroperasi di Halmahera Tengah.

“Tim juga diminta melakukan inisiasi dengan pihak-pihak pelaku usaha yang berpotensi menjalin kerja sama dengan Perusda. Seluruh skema ini akan dikaji secara mendalam, terutama dari aspek regulasi, sehingga memiliki payung hukum yang jelas dan dapat dijalankan secara berkelanjutan,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa derasnya arus investasi yang masuk ke Halmahera Tengah harus mampu memberikan nilai tambah ekonomi yang terukur bagi daerah, tidak hanya berdampak pada aspek sosial semata.

 

“Daerah ini telah menanggung berbagai konsekuensi dari tingginya investasi yang masuk. Karena itu, tim inisiasi akan bekerja secara serius untuk menyusun rekomendasi strategis, khususnya dalam memperkuat kerja sama dengan Perusda dan sektor usaha yang potensial, sehingga manfaat investasinya benar-benar dirasakan masyarakat dan daerah,” tutupnya.

 

Pembentukan tim inisiasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam merumuskan kebijakan dan model kerja sama yang inovatif, adaptif, serta mampu membuka sumber-sumber PAD baru bagi Kabupaten Halmahera Tengah ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *