Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Koperasi Desa Merap Putih (KDKMP) Tahun 2025 yang digelar di desa Nurweda.” Sabtu 27 Desember 2025.
Dalam sambutannya, Bupati Ikram menyampaikan bahwa koperasi telah ditetapkan sebagai prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, sebagai implementasi dari Asta Cita, delapan program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menurutnya, peran koperasi sangat strategis dalam mendukung beberapa agenda nasional, antara lain swasembada pangan, pengembangan agro-maritim industri di sentra-sentra produksi melalui peran aktif koperasi, serta pembangunan dari desa dan dari bawah guna mendorong pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
“Koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta memperkuat tatanan perekonomian yang adil dan makmur,” ujar Bupati Ikram.
Ia menjelaskan, koperasi memiliki fungsi penting dalam mengembangkan potensi dan kapasitas ekonomi anggota, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkokoh perekonomian rakyat secara berkelanjutan.

Bupati Ikram juga menyinggung program Koperasi Merah Putih yang telah berjalan di sejumlah desa. Ia mengakui bahwa kinerja koperasi di desa memiliki capaian yang beragam, mulai dari yang masih kurang optimal hingga yang sudah berjalan sangat baik.
Namun demikian, ia menegaskan agar para pengurus tidak khawatir, karena Pemerintah Daerah Halmahera Tengah tetap memberikan dukungan penuh agar koperasi desa berjalan sesuai amanat Asta Cita Presiden.
“Saya memastikan koperasi desa harus berjalan. Pemerintah daerah akan mengoptimalkan fasilitas seperti gerai dan gudang yang telah dibangun di beberapa desa agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Di hadapan para pengurus KDKMP, Bupati Ikram juga memaparkan berbagai kebijakan pemerintah daerah yang bertujuan menunjang pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan tersebut antara lain pemberian insentif, program beasiswa pendidikan, serta bantuan renovasi rumah dan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat.
Menutup sambutannya, dalam momentum menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru, Bupati Ikram mengimbau masyarakat untuk merayakan secara sederhana dan tertib, sesuai dengan edaran Kapolri, yakni tidak melakukan perayaan dengan membakar petasan maupun mengonsumsi minuman keras.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan saudara-saudara di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang tengah mengalami musibah.
“Mari kita kirimkan doa agar saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” pungkasnya.
