BUPATI HALMAHERA TENGAH HADIRI PELANTIKAN PENGURUS PASI MALUKU UTARA PERIODE 2023–2027

BUPATI HALMAHERA TENGAH HADIRI PELANTIKAN PENGURUS PASI MALUKU UTARA PERIODE 2023–2027
Spread the love

Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menghadiri acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Provinsi Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Maluku Utara masa bakti 2023–2027, yang digelar di Bela Hotel Ternate, Rabu (24/12/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum KONI Maluku Utara, Sarbin Sehe, jajaran pengurus PASI Maluku Utara, serta para pemangku kepentingan olahraga di Provinsi Maluku Utara.

 

Dalam sambutannya, Ikram Malan Sangadji yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PASI Maluku Utara, menegaskan bahwa perkembangan olahraga atletik di Maluku Utara harus mengalami kemajuan signifikan melalui motivasi yang kuat, dukungan pengurus, serta peran aktif para pelatih.

 

“Perkembangan atletik di Maluku Utara harus terus didorong. Kita harus mencari dan membina bibit-bibit atlet yang ada di daerah agar mampu mengharumkan nama Maluku Utara di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Ikram.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan mental bertanding bagi para atlet, termasuk memberikan kesempatan bertanding di luar daerah guna meningkatkan jam terbang dan pengalaman kompetisi.

 

Bupati Ikram menambahkan bahwa seiring perkembangan zaman, metode pembinaan atlet juga harus bertransformasi mengikuti kemajuan teknologi. “Zaman telah berubah. Atletik perlu didukung dengan peralatan latihan berbasis digital agar ketahanan fisik dan stamina atlet dapat terukur secara ilmiah. Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan latihan manual,” tambahnya.

 

Ia mengajak seluruh pengurus PASI Maluku Utara untuk bekerja maksimal dan tidak menunggu semua keterbatasan teratasi sebelum berinovasi. “Lakukan yang terbaik untuk atlet-atlet kita. Semua bisa dijalankan dengan semangat kebersamaan demi kemajuan olahraga, khususnya atletik,” tegasnya.

Ikram juga menyoroti bahwa pembinaan atlet di daerah sangat bergantung pada dukungan kepala daerah dan sinergi lintas sektor. Oleh karena itu, kerja sama antara PASI dan KONI Maluku Utara menjadi kunci penting dalam meningkatkan prestasi atletik.

 

Di hadapan Ketua KONI dan jajaran pengurus, Bupati Ikram turut berbagi kisah perjalanan kariernya sebagai aparatur sipil negara yang pernah bertugas di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, serta pengalamannya mengenal Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan.

 

“Banyak hal yang saya pelajari dari beliau, sosok yang sangat berjasa dalam perjalanan karier saya,” ungkapnya.

 

Sebagai bentuk komitmen nyata, Ikram mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah untuk melengkapi dan mengembangkan fasilitas Gelanggang Olahraga (GOR) guna pembinaan atlet atletik usia muda.

 

“Ke depan, GOR di Halmahera Tengah akan didesain dengan fasilitas yang lebih memadai agar menjadi pusat pembinaan atletik dan ikon olahraga daerah,” jelasnya.

 

Ia menutup sambutannya dengan apresiasi kepada Ketua KONI Maluku Utara dan seluruh pengurus PASI, seraya mengajak semua pihak untuk bersatu memajukan olahraga atletik dan membina atlet muda berprestasi.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyampaikan ucapan selamat kepada Ikram Malan Sangadji atas amanah sebagai Ketua Umum PASI Maluku Utara beserta seluruh jajaran pengurus yang telah resmi dikukuhkan.

“Mudah-mudahan di bawah kepemimpinan Ketua PASI Maluku Utara saat ini, atletik Maluku Utara terus mengalami kemajuan dan mampu mencetak prestasi,” ujar Sarbin.

 

Sarbin yang juga Wakil Gubernur Maluku Utara menekankan pentingnya kerja kolaboratif antar pengurus. “Pengurus tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Kolaborasi adalah kunci untuk memajukan prestasi atletik di Maluku Utara,” tegasnya.

 

Ia juga mengakui keterbatasan anggaran yang dimiliki KONI dan berharap PASI mampu melahirkan atlet-atlet unggulan meski dengan kondisi tersebut.

 

Sarbin menilai olahraga individual seperti atletik memiliki potensi besar jika ditopang oleh kejuaraan berjenjang dan berkelanjutan. “Tanpa kejuaraan, talenta tidak akan muncul. Kejuaraan adalah sarana utama melahirkan atlet berprestasi,” jelasnya.

 

Di akhir sambutannya, Sarbin menegaskan pentingnya efisiensi anggaran, dengan memprioritaskan atlet yang benar-benar berpeluang meraih prestasi. “Lebih baik memberangkatkan sedikit atlet yang berkualitas dan pulang membawa medali, daripada banyak berangkat tetapi tanpa hasil,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *