MANADO, 5 Agustus 2026 – Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Dinas Koperasi dan UKM terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Manado melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (MoU) yang dirangkaikan dengan pelaksanaan pelatihan peningkatan kapasitas UMKM.
Kegiatan bertajuk “Akselerasi UMKM Naik Kelas: Sinergi Produksi Berkualitas, Teknologi Desain, dan Strategi Pemasaran Digital Berbasis SDM Unggul” ini berlangsung pada 3–6 Agustus 2026 di BSPJI Manado. Sebanyak 10 pelaku usaha dan pendamping UMKM dari Kabupaten Halmahera Tengah mengikuti pelatihan yang difokuskan pada pengolahan komoditas unggulan daerah, yakni singkong dan pala, menjadi produk bernilai tambah seperti keripik ubi kayu, manisan pala, dan sirup pala.

Selama empat hari, peserta mendapatkan pembekalan materi di kelas mengenai peningkatan mutu produk, standarisasi industri, teknologi desain kemasan, hingga strategi pemasaran digital. Selain itu, peserta juga mengikuti praktik langsung pengolahan produk serta melakukan kunjungan lapangan (field trip) ke pelaku usaha binaan BSPJI Manado untuk mempelajari penerapan standar industri dan pengembangan usaha secara nyata.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Halmahera Tengah Erna M. Yamin Samad, S.Sos bersama Kepala BSPJI Manado, Soni Pitriajaya, S.T., M.A.B, sebagai dasar pelaksanaan program pelatihan peningkatan kapasitas dan standardisasi pengolahan produk potensi daerah dalam rangka mempercepat UMKM naik kelas.

Melalui kerja sama ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi pelaku UMKM, mendorong tumbuhnya industri kecil dan menengah berbasis komoditas unggulan daerah, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, fasilitas, dan keahlian teknis BSPJI Manado dalam mendukung pengembangan produk lokal yang berkualitas dan berdaya saing.
Kepala Dinas Erna M. Yamin Samad, S.Sos berharap pelatihan ini mampu melahirkan pelaku UMKM yang lebih inovatif, mampu memenuhi standar mutu produk, serta memiliki strategi pemasaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Dengan demikian, produk-produk unggulan Halmahera Tengah diharapkan semakin kompetitif dan mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor UMKM sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi masyarakat.
