ANTISIPASI MUSIM KEMARAU, BUPATI HALMAHERA TENGAH PIMPIN RAPAT STRATEGI PERTANIAN

ANTISIPASI MUSIM KEMARAU, BUPATI HALMAHERA TENGAH PIMPIN RAPAT STRATEGI PERTANIAN
Spread the love

Weda, 30 Juli 2026 — Menyikapi datangnya musim kemarau, Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, memimpin rapat bersama Kepala Dinas Pertanian beserta jajarannya di Ruang Rapat Bupati. Rapat ini membahas strategi penanganan dampak musim kemarau, khususnya terkait pengairan bagi para petani.

 

Dalam rapat tersebut, Bupati Ikram turut menyimak paparan video yang diputarkan sebagai bahan pencarian titik-titik sumber air, guna merumuskan strategi penanganan pengairan pertanian selama musim kemarau. Kepala Dinas Pertanian turut memaparkan kondisi ketersediaan air di wilayah pertanian saat ini.

Bupati menegaskan bahwa ke depan Pemerintah Daerah akan fokus mengembangkan sektor pertanian secara menyeluruh, mulai dari metode penanaman, pengairan, hingga proses panen. “Ke depan kita fokus bagaimana menyiapkan metode dari mulai penanaman dan pengairan sampai pada panen,” ujar Bupati.

 

Tak hanya soal produksi, Bupati juga meminta jajaran Dinas Pertanian untuk mulai memikirkan strategi pemasaran hasil pertanian Halmahera Tengah, agar kualitas produk dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan sesuai sasaran.

Sektor hortikultura turut menjadi perhatian khusus Bupati. Beliau meminta agar dilakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh potensi lahan dan pasar, sehingga potensi tersebut dapat dioptimalkan. Untuk komoditas cabai, Bupati meminta Dinas Pertanian bekerja sama dengan Perusahaan Daerah (Perusda) dalam memfokuskan penanganan dan pemanenan di wilayah Tilope. Bupati juga menginginkan agar penanaman sayur dan cabai difokuskan sebagai prioritas komoditas hortikultura daerah.

Terkait sektor peternakan, Bupati menekankan bahwa fokus pengembangan sapi ke depan bukan pada penambahan pengadaan, melainkan pada penggemukan (fattening), khususnya di wilayah Weda Selatan. Sementara itu, di wilayah Banemo akan dibangun kandang baru sebagai upaya percontohan pengembangan peternakan.

Terkait pembangunan jalan tani, Bupati meminta agar dinas terkait dapat menertibkan persyaratan pembangunan sesuai ketentuan yang berlaku. Sejauh ini, telah ada pernyataan dari masyarakat bahwa lahan yang akan digunakan untuk pembangunan jalan tani tersebut tidak dalam status sengketa, sehingga proses pembangunan dapat segera dilanjutkan.

 

Bupati meminta Dinas Pertanian untuk menghitung secara menyeluruh seluruh program dan kebijakan terkait ketahanan pangan di Halmahera Tengah, agar ke depan dapat semakin kuat. “Saya minta Kepala Dinas menghitung kebutuhan anggaran ke depan agar fokus pada pertanian,” tegas Bupati.

Sebagai tindak lanjut, rapat bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) direncanakan berlangsung pekan depan untuk membahas program-program tersebut secara langsung, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan potensi sektor pertanian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *