WEDA – Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji menerima kunjungan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Maluku Utara M. Saleh Talib di ruang kerja Bupati Halmahera Tengah, Selasa (2/6/2026).
Pertemuan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah bersama pihak BWS Maluku Utara tersebut merupakan tindak lanjut atas kejadian banjir yang melanda wilayah Kota Weda pada Senin malam, sekaligus membahas pemantauan kondisi saluran sungai dan langkah penanganan banjir di sejumlah titik terdampak.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ikram Malan Sangadji menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kunjungan serta respons cepat dari pihak Balai Wilayah Sungai dalam melihat langsung kondisi Kota Weda pasca banjir. “Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kepala Balai Wilayah Sungai di Halmahera Tengah. Pemerintah daerah berharap ada gerak cepat dalam melihat kondisi Kota Weda akibat dampak banjir yang terjadi tadi malam,” ujar Bupati.
![]()

Banjir yang terjadi akibat tingginya curah hujan dengan durasi cukup panjang itu mengakibatkan sejumlah kawasan permukiman warga terendam air, termasuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Weda. Kondisi tersebut membuat petugas kesehatan panik dan sejumlah pasien terpaksa dievakuasi karena beberapa ruangan pelayanan tergenang air.
Bupati menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi disertai pasangnya air laut menyebabkan sungai tidak mampu menampung debit air sehingga meluap ke permukiman warga. “Frekuensi hujan tadi malam bukan hanya debitnya yang tinggi, tetapi juga durasinya yang panjang. Ditambah kondisi air laut yang sedang pasang sehingga aliran sungai tidak mampu menampung air dan akhirnya meluap,” jelasnya.
Pemerintah daerah bersama pihak BWS Maluku Utara juga telah membahas sejumlah langkah penanganan jangka pendek maupun jangka panjang untuk meminimalisir potensi banjir susulan. Salah satunya melalui perencanaan simulasi penanganan dan normalisasi saluran sungai di wilayah Kota Weda.

Menurut Bupati, Balai Wilayah Sungai menunjukkan respons yang sangat baik dan siap bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam penanganan banjir. “Kami sudah memiliki planning untuk membuat simulasi penanganan. Balai Wilayah Sungai juga sangat responsif dan siap bekerja sama dengan pemerintah daerah,” tambahnya.
Usai meninjau langsung lokasi terdampak banjir bersama Wakil Bupati, Bupati Ikram mengatakan pemerintah daerah telah mengevakuasi sejumlah warga terdampak ke lokasi yang lebih aman, termasuk di kediaman Bupati dan Aula Kantor Bupati yang disiapkan sebagai tempat penampungan sementara.
Bupati juga menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami masyarakat serta mengimbau warga yang rumahnya terdampak untuk sementara waktu mengungsi ke tempat yang aman.”tutup
