Sagea, 19 April 2026 – Usai melaksanakan kunjungan kerja di Kecamatan Patani Barat, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, bersama Wakil Bupati Ahlan Djumadil melanjutkan agenda dengan melakukan panen cabai di kebun percontohan TP-PKK Kecamatan Weda Utara.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua TP-PKK Ibu Ona Ahlan, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Halmahera Tengah Mutmainah Bahri, Camat Weda Utara, serta Ketua TP-PKK Kecamatan Weda Utara beserta jajaran anggota.
Dalam kegiatan panen tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Halmahera Tengah, Fatimah Hasyim, turut mendampingi Bupati dan Wakil Bupati. Ia menjelaskan bahwa kebun percontohan TP-PKK Weda Utara memiliki luas sekitar 2 hektare dan ditanami berbagai jenis cabai, di antaranya cabai keriting dan cabai rawit (cabe nona).

“Penanaman cabai di kebun TP-PKK ini merupakan bagian dari program nasional Pekarangan Pangan Lestari yang wajib dilaksanakan di setiap kabupaten/kota, hingga ke tingkat desa dan kecamatan,” ujar Fatimah dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan bahwa panen yang dilakukan saat ini merupakan panen perdana oleh Bupati dan Wakil Bupati di lokasi tersebut. Sebelumnya, kebun ini telah menghasilkan panen dengan total mencapai 136 ton.

Lebih lanjut, Fatimah menjelaskan bahwa dalam proses pemeliharaan tanaman, digunakan sistem irigasi tetes. Namun, apabila terjadi kendala, petani juga menerapkan metode irigasi manual (cora) yang umum digunakan di desa-desa. Seluruh kebutuhan pupuk dan obat-obatan tanaman merupakan dukungan dari Pemerintah Daerah Halmahera Tengah.
Program penanaman cabai ini juga menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah melalui kerja sama antara pemerintah daerah dan Dinas Ketahanan Pangan. Hasil panen cabai dari kebun percontohan ini dipasarkan di pasar-pasar lokal di wilayah Weda Utara, serta memenuhi permintaan dari rumah makan dan kebutuhan masyarakat setempat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah terus mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan berbasis lokal, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah.
Editor;kokonweda
