UANG BANYAK TAPI TAK DIRASAKAN RAKYAT, UNTUK APA? “PESAN BUPATI IKRAM DI PENUTUPAN FANTEN AKBAR.

UANG BANYAK TAPI TAK DIRASAKAN RAKYAT, UNTUK APA? “PESAN BUPATI IKRAM DI PENUTUPAN FANTEN AKBAR.
Spread the love

Patani, 8 September 2026 — Bupati Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji, menghadiri penutupan Fanten Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang berlangsung di Desa Tepeleo.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Halmahera Tengah Zulkifli Hi Bayan, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Patani Utara, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Malam penutupan diawali dengan penyambutan Tarian Coba Iba yang diiringi lantunan saut Maulid Nabi, menghadirkan suasana khidmat sekaligus meriah di Desa Tepeleo.

Di hadapan para peserta Fanten dan masyarakat yang hadir, Bupati Ikram Malan Sangadji menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Halmahera Tengah masih relatif lebih baik dibandingkan sejumlah daerah lain, meski ada kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

“Saya baca dan melihat bahwa di daerah lain banyak terjadi kondisi ekonomi yang buruk sehingga berdampak buruk pula pada masyarakat, apalagi ASN,” ujarnya.

Ia menambahkan, sejumlah program daerah seperti Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), beasiswa, hingga berbagai kebijakan lainnya bagi masyarakat masih berjalan stabil. “Kabupaten Halmahera Tengah masih dalam kondisi baik, di mana Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) masih aman, bantuan rumah layak huni, beasiswa, dan kebijakan lainnya untuk masyarakat masih stabil,” tambahnya.

Bupati Ikram juga menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam penggunaan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah. “Bukan soal uang yang banyak, tetapi uang ini untuk siapa. Biar uang banyak tapi masyarakat tidak merasakan, untuk apa? Makanya saya berikan kesejahteraan untuk masyarakat,” tegasnya.

Salah satu bentuk kesejahteraan yang disorot adalah insentif bagi lansia, yang menurutnya memiliki makna lebih dari sekadar nominal. “Uang yang digunakan lansia beragam manfaatnya, misalnya seorang lansia yang memberikan uang kepada cucunya, itu sangat membahagiakan bagi seorang lansia,” tuturnya.

Bupati turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas undangan menghadiri penutupan Fanten, serta menyampaikan kegembiraannya dapat berkumpul dan menjalin silaturahmi bersama warga, sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat baik terkait pembangunan maupun kondisi El Nino yang tengah dihadapi bersama.

Di sela agenda penutupan Fanten, Bupati Ikram menyempatkan diri melakukan kunjungan kerja ke Desa Damuli. Beberapa titik yang ditinjau antara lain progres pekerjaan hotmix jalan, lapangan sepak bola, pembangunan Puskesmas rawat inap, serta program perumahan warga mulai dari RTLH hingga rumah layak huni. Bupati juga menyapa warga mulai dari Desa Damuli hingga Kampung Tua Peniti.

Kunjungan berlanjut ke Kecamatan Patani Timur. Bupati yang akrab disapa IMS ini menyempatkan diri bersilaturahmi dari rumah ke rumah sembari menyerap aspirasi warga terkait pembangunan dan kondisi wilayah setempat.

Progres pekerjaan hotmix jalan yang selama ini dinantikan warga Patani Timur pun mendapat sambutan syukur dan ucapan terima kasih dari masyarakat.

Tak sedikit pula warga lanjut usia yang menyampaikan rasa terima kasihnya secara langsung. “Terima kasih Pak Bupati, insentif kami sudah terima,” ucap salah seorang warga sembari tersenyum gembira.

Menutup rangkaian acara Fanten, Bupati Ikram Malan Sangadji berpesan agar adat dan budaya yang telah diwariskan turun-temurun ini terus dijaga dan dilestarikan oleh seluruh masyarakat Halmahera Tengah, sebagai identitas dan kekayaan daerah yang tak ternilai.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *