Weda, 20 Juni 2026 – Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, secara resmi melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Halmahera Tengah untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2026. Pelepasan berlangsung di Kediaman Bupati, Bukit Loiteglas, Weda, Sabtu (20/06/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, Kabag Kesra beserta jajaran, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Tengah, para pelatih dan official, serta seluruh anggota kafilah yang akan mewakili Kabupaten Halmahera Tengah pada ajang MTQ tingkat Provinsi Maluku Utara yang dipusatkan di Sofifi.
Dalam laporan panitia yang disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Halmahera Tengah, Yusuf Hasan, S.Ag., M.Pd.I, dijelaskan bahwa Kafilah Halmahera Tengah telah menjalani Training Center (TC) selama sepekan sebagai bagian dari persiapan menghadapi perlombaan. MTQ Tingkat Provinsi Maluku Utara dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 26 Juni 2026 di Kota Sofifi.

Yusuf Hasan menyampaikan bahwa jumlah kafilah yang diberangkatkan sebanyak 49 orang, terdiri dari 39 peserta, 3 pelatih, 7 official, serta 1 orang pendamping. Seluruh peserta merupakan juara terbaik hasil seleksi pada MTQ XI Tingkat Kabupaten Halmahera Tengah yang sebelumnya digelar di Desa Banemo.
Ia juga menegaskan bahwa keikutsertaan Kafilah MTQ Halteng bukan sekadar untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai sarana syiar Islam, pembinaan generasi Qurani, serta upaya menanamkan nilai-nilai akhlak dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.
Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Halmahera Tengah Ikram M. Sangadji berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga kekompakan, kebersamaan, serta nama baik daerah selama mengikuti MTQ tingkat provinsi.

Bupati mengingatkan bahwa para peserta tidak hanya membawa nama pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nama besar Kabupaten Halmahera Tengah di hadapan seluruh kabupaten dan kota se-Maluku Utara. “Jaga kekompakan dan persaudaraan selama berada di Sofifi. Tetap satu dalam memperjuangkan nama baik Kabupaten Halmahera Tengah dan tunjukkan bahwa kalian adalah generasi terbaik daerah ini,” pesan Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya nilai-nilai Al-Qur’an dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi dan informasi yang semakin pesat. Menurutnya, generasi muda harus memiliki pondasi moral dan spiritual yang kuat agar tidak tergerus oleh pengaruh negatif yang dapat mengancam persatuan umat dan pembangunan sumber daya manusia.
Bupati juga mengajak seluruh peserta menjadikan semangat Fagogoru sebagai landasan dalam membangun kebersamaan dan kehidupan yang harmonis. Nilai kearifan lokal yang mengandung makna saling menyayangi dan saling memelihara tersebut dinilai sejalan dengan ajaran Al-Qur’an dalam membangun kehidupan yang damai dan beradab.
Kepada para qori, qoriah, hafiz, hafizah, muratil, muratilah dan peserta cabang lainnya, Bupati berpesan agar menanamkan rasa percaya diri, menjadikan keikutsertaan dalam MTQ sebagai bentuk ibadah, serta menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh tanggung jawab. “Keikutsertaan dalam MTQ bukan hanya soal meraih juara, tetapi bagaimana memuliakan dan mensyiarkan Al-Qur’an. Tunjukkan akhlak yang baik, jaga nama daerah, dan berikan penampilan terbaik untuk mengharumkan Kabupaten Halmahera Tengah hingga ke tingkat nasional,” tegasnya.
Bupati juga meminta para pelatih dan official untuk memberikan pendampingan dan pengawasan secara maksimal kepada seluruh peserta selama pelaksanaan MTQ berlangsung.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Ikram M. Sangadji secara resmi melepas Kafilah MTQ Kabupaten Halmahera Tengah menuju MTQ Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 dengan harapan seluruh peserta mampu meraih prestasi terbaik dan membawa harum nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. “Semoga seluruh kafilah diberikan kesehatan, kemudahan, dan hasil terbaik dalam mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2026,” tutup Bupati.
