MORIALA, Selasa (1/9/2026) — Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil secara resmi membuka Moriala Cup I Tahun 2026 yang berlangsung di Desa Moriala, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Selasa (1/9/2026).
Turnamen sepak bola yang diikuti 33 kesebelasan ini menjadi salah satu momentum positif bagi generasi muda, tidak hanya sebagai wadah mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga, tetapi juga sebagai ajang mempererat hubungan persaudaraan dan silaturahmi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan penghargaan kepada pemerintah desa, panitia pelaksana, para peserta, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya Moriala Cup I Tahun 2026.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki nilai penting sebagai ajang silaturahmi bagi anak-anak muda Halmahera Tengah dengan generasi muda dari daerah lain. “Ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi anak-anak muda dari Halmahera Tengah dengan daerah lain. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan kegiatan ini untuk mempererat persaudaraan dan membangun hubungan yang baik,” ujar Wakil Bupati.
Wakil Bupati mengingatkan seluruh peserta, suporter, dan masyarakat yang hadir agar bersama-sama menjaga keamanan dan kedamaian selama pertandingan berlangsung.
Ia menegaskan bahwa sportivitas harus menjadi landasan utama dalam setiap pertandingan. Kemenangan, katanya, bukan satu-satunya tujuan, melainkan bagaimana seluruh peserta mampu menunjukkan sikap sportif sekaligus menjaga persaudaraan. “Harus menjaga keamanan dan junjung tinggi sportivitas. Oleh karena itu, panitia juga memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan menjaga selama kegiatan berlangsung,” tegasnya.
Ia menitipkan keberlangsungan kegiatan tersebut tidak hanya kepada pemerintah desa dan aparat keamanan, tetapi juga kepada para orang tua dan seluruh masyarakat. “Saya titip kegiatan ini, bukan hanya kepada kepala desa dan aparat keamanan, tetapi juga kepada orang tua-tua. Mari sama-sama kita jaga agar kegiatan ini bisa berjalan sampai selesai dengan baik dan aman,” katanya.
Wakil Bupati juga mengimbau seluruh masyarakat agar masing-masing menjaga diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan maupun rekaman selama pelaksanaan turnamen. “Jaga keamanan, jaga kedamaian, masing-masing jaga diri,” pesannya.

Wakil Bupati berharap Moriala Cup I Tahun 2026 dapat menjadi awal dari terlaksananya kegiatan serupa pada tahun-tahun berikutnya.
Ia berharap turnamen ini tidak hanya menjadi agenda olahraga semata, tetapi dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda, memperkuat persaudaraan antarkampung dan antardaerah, serta melahirkan semangat kompetisi yang sehat.
“Semoga kegiatan ini bisa berjalan di tahun-tahun berikutnya dan terus menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk berkumpul, bersilaturahmi, dan mengembangkan potensi mereka,” harapnya.
Selain menyampaikan pesan terkait kegiatan olahraga, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat mengenai kondisi lingkungan memasuki musim kemarau.
Ia meminta masyarakat untuk tidak menebang pohon di sekitar aliran sungai atau kali, mengingat debit udara mulai berkurang. “Saat ini kita sudah memasuki musim kemarau. Saya mengingatkan masyarakat untuk jangan dulu menebang pohon di pinggir kali, karena debit udara sudah mulai berkurang,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga sekitar kawasan sumber air merupakan tanggung jawab bersama agar ketersediaan udara tetap terjaga dan dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat.
