WEDA. Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Halmahera Tengah Tahun 2026. Kegiatan pembukaan berlangsung di Pendopo Falcilno Weda, Jumat (17/7), dan dipimpin oleh Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Bahri Sudirman, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, jajaran Pimpinan Daerah, unsur Kodim 1512/Weda, Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Halmahera Tengah, para pelatih, narasumber, serta seluruh calon peserta Paskibraka Kabupaten Halmahera Tengah Tahun 2026.
Dalam laporannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Halmahera Tengah, Taher B.M. Dji Husin, S.H.I., menyampaikan bahwa pelaksanaan pendidikan dan pelatihan berlangsung selama 36 hari, terhitung mulai 16 Juli hingga 20 Agustus 2026.

Pelaksanaan diklat dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu:Latihan fisik dan baris-berbaris di lapangan dan Pemberian materi pembinaan di dalam kelas.
Taher menjelaskan, berdasarkan hasil seleksi, sebanyak 61 peserta dinyatakan lulus, terdiri atas 32 peserta putra dan 29 peserta putri. Dari jumlah tersebut, 60 peserta mengikuti pendidikan dan pelatihan di tingkat Kabupaten Halmahera Tengah, sementara 1 peserta berhasil lolos mewakili Kabupaten Halmahera Tengah mengikuti Diklat Paskibraka Tingkat Provinsi Maluku Utara. Perwakilan tersebut berasal dari SMA Negeri 1 Halmahera Tengah.
Peserta Diklat Paskibraka Kabupaten Halmahera Tengah Tahun 2026 berasal dari 20 SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah negeri maupun swasta yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Halmahera Tengah, yaitu:

SMA Negeri 1 Halmahera Tengah – 18 orang
SMA Negeri 6 Halmahera Tengah – 7 orang
MAN Halmahera Tengah – 4 orang
SMA Negeri 3 Halmahera Tengah – 4 orang
SMK Negeri 1 Halmahera Tengah – 3 orang
SMK Negeri 2 Halmahera Tengah – 3 orang
SMA Negeri 5 Halmahera Tengah – 3 orang
SMA Negeri 9 Halmahera Tengah – 2 orang
SMK Negeri 4 Halmahera Tengah – 2 orang
SMAS IT Fagogoru – 2 orang
SMA Negeri 4 Halmahera Tengah – 2 orang
SMK Negeri 3 Halmahera Tengah – 2 orang
MA Al-Mulk Masure – 1 orang
SMA Negeri 10 Halmahera Tengah – 1 orang
SMA Negeri 2 Halmahera Tengah – 1 orang
SMA Negeri 8 Halmahera Tengah – 1 orang
SMAK Makedonia Halmahera Tengah – 1 orang
SMK Negeri 6 Halmahera Tengah – 1 orang
SMK Negeri 8 Halmahera Tengah – 1 orang
SMK Negeri 9 Halmahera Tengah – 1 orang
Pelaksanaan diklat didukung oleh para pelatih dan pendamping medis yang berasal dari:
Kodim 1512/Weda;
Polres Halmahera Tengah;
Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Halmahera Tengah; dan
Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah.
Sementara itu, narasumber berasal dari:

Kodim 1512/Weda;
Polres Halmahera Tengah;
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Halmahera Tengah;
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Halmahera Tengah;
Budayawan; dan
Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Halmahera Tengah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Ahlan Djumadil menegaskan bahwa pendidikan dan pelatihan Paskibraka bukan sekadar membentuk kemampuan baris-berbaris, tetapi merupakan proses pembinaan karakter generasi muda agar memahami makna Bendera Merah Putih sebagai lambang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Menurutnya, kegiatan ini memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa, meningkatkan kesadaran nasional, menumbuhkan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan, membangun kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta membentuk generasi muda yang mandiri, berkarakter, dan memiliki daya saing.
“Menjadi calon anggota Paskibraka bukanlah hal yang mudah. Kalian telah melalui proses seleksi yang panjang mulai dari tingkat kecamatan hingga ditetapkan sebagai peserta diklat. Prestasi ini patut disyukuri karena melalui pendidikan dan pelatihan ini kalian akan memperoleh pengalaman berharga, baik dalam membangun disiplin, kerja sama tim, maupun tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Wakil Bupati.
Ia juga mengingatkan bahwa para peserta akan memikul amanah besar sebagai petugas pengibar Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81 Tahun 2026 di Kabupaten Halmahera Tengah.
“Semangat kemerdekaan harus terus hidup, tumbuh, dan berkembang dalam setiap hati sanubari bangsa Indonesia. Jadikan setiap latihan sebagai proses menempa diri agar menjadi pribadi yang tangguh, disiplin, dan bertanggung jawab,” pesannya.
Wakil Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar selalu menaati arahan para pelatih, menjaga kesehatan, mengatur pola makan, mempererat persaudaraan, serta menjaga kekompakan selama mengikuti pendidikan dan pelatihan.
Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati Ahlan Djumadil secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Halmahera Tengah Tahun 2026, disertai harapan agar seluruh peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh semangat, disiplin, serta dedikasi demi mengemban tugas mulia sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
